Panda Tertua di Dunia Mati dengan Euthanasia

Seekor panda yang diyakini sebagai yang paling tua di dunia, yang pernah hidup di dalam kandang

Panda Tertua di Dunia Mati dengan Euthanasia
AFP PHOTO
Ulang tahun Jia Jia yang ke-37 dairayakan besar-besaran tahun 2015 lalu. 

POS KUPANG.COM, HONG KONG -- Seekor panda yang diyakini sebagai yang paling tua di dunia, yang pernah hidup di dalam kandang, akhirnya mati di usia 38 tahun, Minggu (16/10/2016).

Kematian Jia Jia -yang dalam siklus usia manusia setara dengan 100 tahun lebih, diumumkan oleh taman hiburan di Hong Kong, tempat tinggalnya selama ini.

Kondisi Jia Jia yang memburuk dalam beberapa pekan belakangan, membuat pengelola kebun binatang melakukan euthanasia terhadap hewan ini.

Eutanasia diambil dari bahasa Yunani: thanatos yang berarti kematian.

Ini adalah praktik pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tak menimbulkan rasa sakit, atau menimbulkan rasa sakit yang minimal.

Biasanya, praktik ini dilakukan dengan cara memberikan suntikan.

Diberitakan, panda betina ini tak cuma kehilangan nafsu makan, tapi pun tak bisa tidur dan tak bisa bergerak, demikian dilansir laman NBCNews. (Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved