Ditinggalkan 10 Tahun, `Babak Belur' Eks Kantor Bupati Sikka

Keadaan seluruh bangunan, tembok, lantai, plafon, ruangan kerja hingga kamar mandi/WC tampak babak belur. Seluruh halaman dipenuh ilalang

Ditinggalkan 10 Tahun, `Babak Belur' Eks Kantor Bupati Sikka
Pos Kupang/Egy Moa
Gedung lama Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani Kota Maumere, dipotret Minggu (2/10/2016) 

Laporan wartawan Pos Kupang, Eugenius Mo'a

POS KUPANG.COM, MAUMERE---Selama hampir 10 tahun gedung lama Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani, Kota Maumere, ditinggalkan dari berbagai aktivitas menjadikan kantor pemerintahan itu mirip gedung hantu.

Keadaan seluruh bangunan, tembok, lantai, plafon, ruangan kerja hingga kamar mandi/WC tampak babak belur. Seluruh halaman dipenuh ilalang.

Pada malam hari gelap gulita dimanfaatkan orang-orang ber-indehoi.

Sejak bulan awal bulan Agustus 2016, gedung ini mulai direhab untuk dimanfaatkan kembali karena gedung kantor lama di Jalan El Tari dibongkar untuk didirikan bangunan baru.

Rehabilitasi gedung lama di Jalan Ahmad Yani didanai Rp
395.035.000, menurut informasi dari papan proyek dikerjakan 120 hari sejak 3 Agustus 2016 sampai 30 November 2016 oleh CV Mercu Buana.

Meski rehabilitasi bangunan itu belum kelar, mulai Rabu pagi
(12/10/2106) Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Drs. Ansar Rera, dan Drs. Paulus Nong Susar, telah menempati gedung lama kantor bupati melakukan aktivitas pemerintahan.

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved