Gaya Hidup Eksekutif Muda Kupang
Eksekutif Muda Kupang Memilih Kafe Lebih Nyaman untuk Bersantai
Kelompok eksekutif muda di Kota Kupang ternyata lebih memilih kafe untuk bersantai dengan teman atau anggota keluarga setelah kerja seharian, pada akh
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Kelompok eksekutif muda di Kota Kupang ternyata lebih memilih kafe untuk bersantai dengan teman atau anggota keluarga setelah kerja seharian, pada akhir pekan atau hari libur.
Kafe menjadi pilihan karena lebih nyaman, menawarkan suasana yang rileks serta tersedia menu makanan dan minuman sesuai selera.
Sejumlah eksekutif muda yang ditemui di Kafe Tebing Bolok, Kafe Seven, Kafe Palapa Resto di Jalan Palapa dan Sylvia di Jalan Soeharto Kupang mengaku datang ke kafe untuk mengobrol dengan teman atau bersantai dengan anggota keluarga.
Irfan Adu, dokter di Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam Kupang yang datang ke Kafe Tebing bersama teman-temannya, Jumat (30/9/2016), memilih kafe itu karena lebih nyaman dan santai. Ia menyatakan, suasana kafe yang tenang diiringi alunan lagu- lagu menciptakan suasana yang rileks.
Irfan dan teman-temannya yang juga dokter biasa ke kafe setelah jam kerja. Di sana mereka bersantai sambil makan dan minum sesuai selera. "Pulang kerja bersama teman-teman kami ingin refreshing. Yah, refreshing ke kafe sambil ngobrol, makan dan minum lebih asyik, nikmat dan seru. Kami memang sering ke kafe-kafe di Kota Kupang hanya sekadar minum jus atau ngopi," ujar Irfan.
Pada Jumat lalu mereka memilih Kafe Tebing di Bolok. Sesuai namanya, kata Irfan, kafe ini unik karena lokasinya berada di tebing dengan suasana di depanya terbentang pantai dan laut Kupang yang sangat indah. Selain itu, katanya, di lokasi ini bisa menikmati panorama terbenamnya matahari (sunset).
Suasana sejuk dengan angin sepoi-sepoi menambah keseruan mereka untuk segera mengabadikan momen tersebut dengan kamera handphone.
Irfan mengatakan, Kota Kupang semakin maju dengan hadirnya berbagai jasa akomodasi, hiburan dan rekreasi, informasi pariwisata, penyelenggara pertemuan, jasa Spa dan wisata kuliner. "Pokoknya ramai dan yang paling mantap (lalulintas) tidak macet. Memang ada kafe yang hanya di dalam ruko, tetapi kalau di pantai seperti ini akan sangat menyenangkan," katanya. Ia menilai kafe di Kota Kupang semakin memadai, tetapi perlu dilengkapi dengan wifi demi memanjakan pengunjung.
Kafe juga menjadi pilihan Dokter Moni. Dia senang ke kafe karena bisa bersantai dengan rekan dan keluarga sambil makan dan minum atau sekadar minum saja.
Fabian Deus yang datang bersama istri dan anaknya mengatakan, ingin menikmati suasana baru dengan makan dan minum di kafe. Di Kota Kupang, katanya, sudah banyak tempat yang menyediakan jasa untuk keluarga. Kafe salah satunya. Mereka menyiapkan makanan dan minuman yang relatif murah atau terjangkau.
Pemilik Kafe Tebing, Ardi Sutriono mengatakan, awalnya ia tidak berniat membuka kafe. Dia ingin membangun rumah tinggal di pinggir laut. Namun, seiring berjalannya waktu banyak sahabat yang mendorong dia membuka kafe lantaran lokasinya yang unik di tebing dan mengharap laut. Ia mengatakan, banyak pengunjung suka ke kafe dan resto yang menghadap ke laut. Sebagai kota yang berada di pinggir pantai Kupang memiliki peluang yang bisa dikelola dengan baik meskipun banyak kawasan pantai di kota ini sudah tertutup aksesnya.
Ditemui Pos Kupang, Rabu (5/10/2016), Supervisor Palapa Resto dan Kafe, Supriyanto menjelaskan konsep yang ditonjolkan Kafe Palapa adalah menu chinese food. Pihaknya akan merancang tempat ini dengan menu dan suasana berbeda agar tidak hanya dijangkau kelas menengah ke atas. "Kalau mereka mau membuat acara, pertemuan atau diskusi bersama teman-teman bisa dilakukan di sini. Rencana mau kasih tempat outdoor dengan harga untuk orang muda," ujar Supriyanto.
Ia mengakui, nongkrong di kafe dan resto sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian warga Kota Kupang. "Selama ini yang datang ke sini adalah pengusaha, karyawan kantor, PNS, TNI, Polri. Biasanya sangat ramai pada weekend dan awal hari Senin pada malam hari. Kami bukan jam 10 pagi sampai jam 12 malam. Biasanya mereka datang selain membawa keluarga atau teman juga hanya ingin menikmati menu yang disiapkan di sini," ujarnya lagi. (nia)