HKm Desa Hikong Digagas Jadi Pilot Project
Izin pengelolaan sudah diberikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Gerardus Manyela
Laporan wartawan Pos Kupang,Eugenius Mo'a
POSKUPANG.COM, MAUMERE -Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Sikka, Drs.Chrispinus Angelo, mengatakan pengelolaan Hutan Kemasyarakatan
(HKm) Tuartana di Desa Hikong, Kecamatan Talibura, Pulau Flores, kelak menjadi pilot project.
"Izin pengelolaan sudah diberikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Kini saatnya kita satukan konsep dan pikiran untuk pengelolana HKM, sehingga bermanfaat bagi kehidupan masyarakat," kata Angelo, pada pembukaan dialog multi pihak pengembangan perhutanan sosial di HKm Tuartana, di Hotel Sylvia Maumere, Rabu (5/10/2016).
Dialog pengelolaan HKm, merupakan salah satu pilot project kerja sama ASEAN-Korea Forest Cooperation (AfoCo), Dinas Kehutanan Kabupaten Sikka bersama Badan Litbang dan Inovasi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Selain HKm Tuartana, kawasan HKm di Indonesia
dalam pilot project yang didanai Pemerintah Korea terdapat di
Sumatera Barat, Pulau Sumatera.
Salah satu wujud kerja sama facilitating the participatory planning of community based forest management using GIS and remote sensing technologies in forest resource management in the Philipphines, Thailand and Indonesia.
Dialog diadakan oleh Pusat Balitbang Hutan Kementrian Lingkungan Hidup RI, menghadirkan berbagai elemen
masyarakat di Sikka dan para peneliti, dibuka Wakil Bupati Sikka, Drs.Paolus Nong Susar.