Kasus Jual Beli Aset Sagared

Sidang Kasus Aset Sagared , Gasper Kase mengaku Jengkel

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTT, Gasper Kase,S.H jengkel dan kesal ketika mengetahui bahwa pertemuan dirinya dengan terdakwa dan Djami Rot

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfred Dama
PK/OBY
Gasper Kase, SH, Asisten Pidana Khusus Kejati NTT 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTT, Gasper Kase,S.H jengkel dan kesal ketika mengetahui bahwa pertemuan dirinya dengan terdakwa dan Djami Rotu Lede di Hotel Aston direkam di video.

Gasper mengatakan hal ini ketika dihadirkan sebagai saksi dalam kasus korupsi penjualan aset PT. Sagared sebagai barang rampasan milik negara.

Sidang lanjutan kasus ini dipimpin majelis hakim
Purwono Edi Santosa,S.H,M.H dibantu panitera pengganti Dance Sikky.S.H.

Sementara terdakwa Paulus Watang didampingi Fransisico Bessie, S.H,M.H dan rekan sebagai penasihat hukum.
Sementara JPU dari Kejati NTT yang hadir, Emerensiana Jehamat,S.H dan Ridwan Angsar,S.H,M.H.

Saat ditanyai JPU, Ridwan Angsar soal saksi yang apakah pernah membawa terdakwa untuk menghadap Kajati NTT, John W Purba, Gasper mengakui, sekitar bulan Mei 2015 lalu, dirinya didatangi oleh terdakwa dan Djami Rotu Lede di ruang kerjanya.

Menurut Gasper, setelah mengetahui dirinya bahwa pertemuan di Hotel Aston terekam video, maka dirinya merasa jengkel dan kesal.*

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved