Sabtu, 11 April 2026

Senam Islam Nusantara Sasar Siswa di Sekolah-sekolah NU

Senam Islam Nusantara yang diluncurkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi

Editor: Rosalina Woso
Syahrul Munir/Kompas.com
Menpora Imam Nahrawi berbaur dengan para siswa LP Maarif se Kabupaten Semarang mengikuti gerakan senam islam nusantara di Lapangan Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Sudirman Ambarawa, Minggu (25/9/2016) 

POS KUPANG.COM, AMBARAWA -- Senam Islam Nusantara yang diluncurkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman Ambarawa, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2016) sore, akan masuk dalam kurikulum wajib sekolah-sekolah di bawah Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Nahdlatul Ulama se-Indonesia.

Menurut Ketua Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Maarif HZ Arifin Junaedi, jumlah sekolah di bawah naungan LP Maarif saat ini mencapai 6.000 sekolah mulai dari tingkat TK/RA hingga beberapa perguruan tinggi milik NU.

Jumlah siswa di sekolah-sekolah tersebut saat ini mencapai sekitar 9 juta siswa.

"Hari ini di lapangan ini ada 20.000 siswa Maarif. Saya bayangkan seluruh Indonesia ada 9 juta kumpul di lapangan ini, tidak muat untuk melaksanakan SIN," kata Arifin.

Setelah senam itu diluncurkan, Arifin akan menyosialisasikannya secara bertahap kepada seluruh sekolah-sekolah LP Maarif di Indonesia.

Rencana terdekat, lanjut Arifin, pihaknya akan mengenalkan Senam Islam Nusantara (SIN) kepada siswa Maarif di Merauke bersamaan dengan Gerakan Membaca 1 Miliar Shalawat Nariyah. Gerakan ini digelar dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) kedua pada 1 Oktober 2016.

"Merauke menyanggupi satu juta shalawat nariyah oleh siswa-siswa Maarif di sana," ujarnya.

Setelah sosialisasi di Merauke, gerakan serupa akan dicanangkan di Sabang.

Sekretaris Pengurus Cabang LP Maarif Kabupaten Semarang Supriyono mengatakan, pihaknya sudah menyosialisasikan SIN ini sekolah-sekolah yang ada. Salah satunya dengan penyelenggaraan lomba SIN di tiap kecamatan di Kabupaten Semarang.

"Hampir semua siswa Maarif sudah hafal gerakan-gerakan senam SIN ini. Bahkan sudah kami lombakan," kata Supriyono.

Didukung para pengurus PWNU Jawa Tengah dan PCNU Kabupaten Semarang, SIN ini akan masuk ke dalam kurikumum sekolah-sekolah milik NU. Senam ini menjadi kegiatan wajib. (Kompas.Com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved