Polisi Gerebek Sabung Ayam dan Kuru-kuru Di Maulafa, Kota Kupang

Polisi menggerebek permainan judi sabung ayam di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa dan judi kuru-kuru di TPI Pasar Oeba, Rabu (21/9). Selain itu, p

Polisi Gerebek Sabung Ayam dan Kuru-kuru Di Maulafa, Kota Kupang
TRIBUN PEKANBARU/MELVINAS PRIANANDA
Ilustrasi Sabung Ayam. 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Polisi menggerebek permainan judi sabung ayam di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa dan judi kuru-kuru di TPI Pasar Oeba, Rabu (21/9). Selain itu, penjudi kartu di Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, juga diamankan, Kamis (22/9/2016) sore.

Terkait sabung ayam, polisi mengamankan seorang pelaku dan lima ekor ayam yang digunakan untuk permainan judi sabung ayam.

Sementara pelaku judi kuru-kuru melarikan diri. Polisi hanya mengamankan barang bukti di antaranya layar berisi nomor, dua buah dadu, dua buah mangkok penutup dadu.

Mengenai judi kartu di depan Kampus Undana, Naikoten 1, polisi menangkap empat orang pelaku dan mengamankan 1 set kartu serta uang Rp 195.000. Demikian dijelaskan Kapolres Kupang Kota, Johannes Bangun S.Sos, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Didik Kurnianto, SH, SIK saat ditemui Kamis (22/9/2016).

Didik mengatakan, penggerebekan judi sabung ayam oleh anggota Polsek Maulafa bertempat di rumah Maningi di RT 017/RW 004 Kelurahan Fatukoa, Rabu sekitar pukul 16.30 Wita. Operasi pembubaran dan penggerebekan judi sabung ayam dipimpin Kapolsek Maulafa Kompol Sriyati, SH.

Setelah mendapat informasi dari warga adanya sabung ayam, Kompol Sriyati menghubungi Buser Polresta. Sekitar pukul 16.35 Wita. satu regu piket SPKT dan anggota Buser dipimpin Panit 2 Reskrim, Ipda Yapi Koko tiba di TKP dan mengamankan lima ekor ayam yang digunakan untuk sabung ayam bersama seorang pelaku. Dia diduga bekerjasama dengan para pemain.

Mengetahui polisi datang, pelaku langsung menyuruh para pemain unuk melarikan diri. Meski kabur, polisi berhasil mengetahui identitas para pelaku yang menyuruh para pemain melarikan diri, yaitu Kevin Bangu (26) warga Kelurahan Fatukoa. Sedangkan pemilik ayam, Rili Bangu (24) warga Kelurahan Oebobo.

"Pelaku bersama barang bukti dibawa dan diamankan di Polsek Maulafa," jelas Didik sembari menambahkan lokasi diduga sering dipakai untuk melakukan permainan judi sabung ayam.
Didik mengatakan penggrebekan judi kuru-kuru bertempat di TPI Oeba.

"Tersangka melarikan diri karena pada saat anggota ingin melakukan kap diketahui oleh teman-teman tersangka sehingga menyuruh tersangka atau bandarnya melarikan diri," kata Didik.
Didik menjelaskan, Buser Polres Kupang Kota juga menggerebek permainan judi kartu di depan Kampus Undana, Naikoten 1.

Polisi mengamankan empat penjudi dan menetapkan sebagai tersangka, yaitu Felipus (48), warga Perumahan Seribu, Alak. Maxi Nenotek (39) warga RT 24/RW 10 Kelurahan Oepura. Petrus Radja (56), warga RT 08/RW 06 Kelurahan Naikolan dan Romelus Mabilehi (48) warga RT 40/RW 16 Kelurahan Sikumana. Keempat tersangka bekerja sebagai sopir. (aca)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved