Pilkada Lembata
Koalisi Pelangi Antar Sunur-Langoday
Koalisi Pelangi, gabungan lima partai politik menghantar pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dan Th
POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Koalisi Pelangi, gabungan lima partai politik menghantar pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dan Thomas Ola Langoday saat mendaftar di kantor KPU Lembata, Rabu (21/9/2016) sore.
Lima partai yang mengusung pasangan Sunur-Langoday, yakni Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Hanura dan PPP.
Lima partai politik ini memiliki keterwakilan di DPRD Lembata sebanyak delapan kursi. Rinciannya, Partai Golkar tiga kursi, Nasdem dua kursi, PKPI satu kursi, Partai Hanura satu kursi dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) satu kursi.
Saat mendaftar, Sunur-Langoday, diantar konvoi kendaraan. Barisan sepeda motor paling depan diikuti sejumlah mobil. Mobil putih yang ditumpangi Ketua DPD Partai Golkar Lembata, Yohanes de Rosari, bersama pengurus partai berada paling depan. Ikut dalam mobil tersebut, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Bonefasius Pukan. Mobil kedua ditumpangi Eliaser Yentji Sunur yang mengenakan baju Partai Golkar dan pasangannya Thomas Ola Langoday memakai baju putih.
Warna-warni pakaian seragam itulah memperlihatkan koalisi partai pengusung ibarat koalisi pelangi. Ada warna merah (Partai PKPI), kombinasi putih kuning (Partai Hanura) biru tua (Partai NasDem), kuning (Partai Golkar) dan hijau (PPP).
Pasangan bakal calon tiba di Sekretariat KPU pukul 15.04 Wita. Namun pasangan calon baru diterima komisioner KPUD Lembata satu jam kemudian. Pasalnya, pada saat itu KPU masih memeriksa berkas yang diserahkan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Lembata dari jalur perseorangan Tarsisia Hani Chandra dan Linus Beseng atau Paket Halus.
Kader Partai Golkar Lembata, Petrus Gero, mengatakan, dalam pilkada Lembata, Partai Golkar harus menang. Partai ini harus merebut kembali kursi kepemimpinan yang sempat hilang selama satu periode kepemimpinan (2011-2016).
"Golkar harus menang dalam pilkada nanti. Untuk itulah kami bersama partai pengusung lainnya akan bekerja sekuat tenaga untuk memenangkan pasangan Sunur-Langoday ini," tandas Pieter, demikian ia biasa disapa.
Disaksikan Pos Kupang, pada hari pertama ada dua pasangan bakal calon yang mendaftarkan diri. Pertama, pasangan Tarsisia Hani Chandra dan Linus Beseng atau Paket Halus. Pasangan ini tiba di Kantor KPU Lembata sekitar pukul 14.00 Wita. Kelima komisioner KPU menerima pasangan tersebut di depan kantor. Penerimaan pasangan calon ditandai pengalungan selendang oleh Ketua KPU Lembata, Petrus Payong Pati dan Gabriel Tobi Sona.
Hal yang sama dilakukan terhadap pasangan bakal calon Eliaser Yentji Sunur-Thomas Ola Langoday. Ketua KPU Lembata mengalungi Eliaser Yentji Sunur, sementara Barnabas Marak mengalungi Thomas Ola Langoday. Kepada kedua pasangan tersebut, komisioner KPU berpesan bahwa berkas pendaftaran akan diperiksa dan diteliti kembali. Batas waktu pelengkapan berkas hari Jumat (23/9/2016) pukul 00.00 Wita.
Tahap berikutnya, pemeriksaan kesehatan bakal calon. Pemeriksaan kesehatan bakal calon dari Kabupaten Lembata, dijadwalkan Sabtu (24/9/2016) di RSU Prof. Dr. WZ Johannes Kupang.
Ketua KPU Lembata, Petrus Payong Pati, mengatakan, tiga pasangan bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Lembata akan mendaftar Kamis (22/9/2016). "Informasi yang kami terima, besok (Kamis (22/9/2016), tiga pasangan bakal calon mendaftar. Kami tunggu," ujar Petrus, di Sekretariat KPU Lembata, Rabu (21/9/2016).
Tiga pasangan balon yang akan mendaftar. Pasangan pertama, Viktor Mado Watun-Muhammad Nasir (paket Viktori) diusung PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dua partai ini memiliki enam kursi di DPRD Lembata. Berikutnya, pasangan balon Lukas Lipatama Witak dan Ferdinandus Leu atau paket Winners, diusung PAN dan Partai Demokrat. Pasangan ini memiliki enam kursi di DPRD Lembata.
Pasangan terakhir, Herman Loli Wutun dan Yohanes Vianney Burin atau paket Titen. Pasangan bakal calon ini diusung dua partai besar, yakni Partai Gerindra dan PKS. Kedua partai ini memiliki lima kursi di DPRD Lembata.
Tidak Gentar
Bakal calon Bupati Lembata, Lukas Lipatama Witak dan bakal calon Wakil Bupati Lembata, Ferdinand Leu, resmi didukung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat dengan total dukungan enam kursi dari persyaratan minimal lima kursi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/eliaser-yentji-sunur-st-0_20160920_224649.jpg)