Pilkada Flores Timur
Calon Petahana Yosni Herin Tunggu SK Gerindra
Dari Larantuka diberitakan bahwa beberapa bakal calon bupati dan wakil bupati, termasuk incumbent Yoseph Lagadoni Herin (Yosni), belum mendapatkan pin
POS KUPANG.COM, LARANTUKA -- Dari Larantuka diberitakan bahwa beberapa bakal calon bupati dan wakil bupati, termasuk incumbent Yoseph Lagadoni Herin (Yosni), belum mendapatkan pintu di partai politik untuk maju dalam pilkada di daerah itu.
Yosni Herin masih menunggu surat keputusan (SK) dari Partai Gerindra dan PPP. Ia masih fokus memperjuangkan pintu pada dua partai tersebut.
Dihubungi Pos Kupang per telepon, Jumat (16/9/2016), Yosni mengatakan, belum memikirkan kemungkinan lain, selain Gerindra dan PPP.
"Saya fokus pada Gerindra dan PPP. Bahwa politik masih berkembang, saya belum berani berandai-andai," kata Yosni, menolak berandai-andai tentang apa keputusannya jika ia tidak mendapat SK dari Partai Gerindra.
Yosni mengaku belum tahu kepada balon mana Gerinda menjatuhkan pilihan. Hal itu baru akan diketahui hari ini, Sabtu (17/9/2017). "Malam nanti (Jumat malam, Red) kita terima SK dari PPP. Besok kita belum tahu SK Gerindra gimana," ujarnya.
Ada delapan balon yang merebut pintu Partai Gerindra Flotim. Informasi yang diperoleh Pos Kupang di Larantuka, tiga balon menjadi kandidat kuat mendapatkan SK Gerindra, yakni Yoseph Lagadoni Herin-Marius Payong Patti; Antonius Gege Hadjon-Agustinus Payong Boli; dan Willem Wua Openg-Maria Goreti Tokan.
Ketua DPC Gerindra Flotim, Mathias Werong Enay mengatakan, Gerindra mengerucut pada dua balon, yakni Yosni Herin-Marius Payong Patti dan Anton Hadjon-Agus Boli.
Balon Partai Golkar, Valentinus Sama Tukan, masih tersandung pada koalisi partai yang akan melengkapi kursi Golkar.
Disebut-sebut Golkar akan menggandeng PPP. Jika Gerindra menjatuhkan pilihan kepada pasangan Yosni Herin-Marius Payong Patti, maka PPP berkoalisi dengan Gerindra.
Peta koalisi baru akan terbaca setelah Gerindra mengeluarkan SK pada pekan ini. Di DPRD Flotim, PDIP hanya mengantongi empat kursi. Jika tidak berkoalisi dengan Gerindra, PDIP membutuhkan dua kursi lagi jika mengusung balon sendiri.
Peluang PDIP bisa merangkul Hanura yang memiliki dua kursi di DPRD Flotim. Tetapi Nasdem juga melirik Hanura. Sementara Golkar masih menunggu keputusan akhir PDIP. Ketua DPW PAN NTT, Awang Notoprawiro, mengatakan, PAN telah mengeluarkan SK DPP mendukung paket Anton Gege Hadjon berpasangan dengan Agus Boli untuk maju dalam pilkada di Flotim.
Untuk Lembata, DPW PAN telah mengirim tiga paket pasangan calon kepada DPP PAN untuk mendapatkan persetujuan paket mana yang akan didukung nanti.
"Kami sudah pasti koalisi dengan Gerindra dukung paket Anton Hadjon berpasangan dengan Agus Boli di Flotim. SK DPP PAN sudah kami sampaikan kepada kedua bakal calon ini. Khusus di Lembata, setelah melihat kondisi yang sangat dinamis belakangan, dan sesuai hasil survei ulang yang kami lakukan, ada tiga paket pasanganc alon kami kirim ke DPP, yakni paket Lukas Lipatama Witak - Ferdinandus Leu, Viktor Mado Watun-Muhamad Nazir, dan paket Eliaser Yentji Sunur-Thomas Ola Langoday. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa umumkan paketnya untuk di Lembata," kata Awang, kepada Pos Kupang, Jumat (16/9/2016).
Informasi yang dihimpun Pos Kupang, PAN memiliki tiga kursi di DPRD Lembata. Peluang dukungan mengarah pada dua paket, yakni Yentji Sunur - Thomas Ola Langoday jika pasangan ini lolos. Jika tidak lolos dan hanya dua paket yang lolos, yakni Viktor Mado Watun-Muhamad Nazir, dan Lukas Lipatama Witak-Ferdinandus Leu, maka PAN memilih mendukung Lukas Witak-Ferdi Leu. (eko/lik/yon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-yosni-tarik-kembali-kapal-jika-angkut-manusia_20151218_152453.jpg)