Feyenoord Taklukkan Manchester United

Manchester United harus mengawali langkah mereka di Grup A Liga Europa 2016-2017

Editor: Rosalina Woso
EMMANUEL DUNAND/AFP
Bek Manchester United, Eric Bailly (kiri), berduel dengan gelandang Feyenoord, Nicolai Jorgensen (kedua dari kiri), dalam laga penyisihan grup Liga Europa di Stadion Feyenoord, Kamis (15/9/2016) waktu setempat. 

POS KUPANG.COM, ROTTERDAM -- Manchester United harus mengawali langkah mereka di Grup A Liga Europa 2016-2017 dengan kekalahan. Bermain di Stadion Feijenoord, Kamis 15/9/2016 atau Jumat dini hari WIB, Setan Merah tumbang 0-1 setelah menyimpan beberapa pemain pentingnya.

Man United sejak awal mengumumkan tidak membawa beberapa pemain penting, seperti Wayne Rooney dan Luke Shaw dalam lawatan mereka ke Rotterdam. Striker Zlatan Ibrahimovic pun disimpan di bangku cadangan sejak menit pertama.

Secara keseluruhan, kedua tim tampil berimbang. Man Untied menguasai bola sedikit lebih banyak 53 persen, ketimbang tim tuan rumah.

Dari segi percobaan ke arah gawang lawan, Man United memiliki jumlah yang lebih banyak. Namun, peluang tepat sasaran terbanyak dimiliki oleh Feyenoord.

Total, Man United memiliki 16 kali percobaan ke gawang lawan. Namun, hanya ada tiga yang tepat mengarah ke sasaran dan tidak terlalu membahayakan pertahanan Feyenoord.

Sedangkan sepanjang pertandingan, Feyenoord memiliki delapan percobaan ke gawang Man United yang tiga di antaranya on target.

Dua di antara tiga tendangan tepat sasaran Man Unite di dapat melalui eksekusi tendangan bebas Paul Pogba dan Ibrahimovic. Kedua peluang tersebut pun tidak terlalu mengancam kiper Brad Jones dan mampu diamankan dengan mudah.

Hal ini menunjukkan Man United kesulitan menembus pertahanan Feyenoord melalui skema permainan terbuka. Kombinasi dan kreativitas lini tengah Setan Merah kembali menjadi alasan sulitnya Marcis Rashford dan Ibrahimovic mendapatkan bola-bola matang demi mencetak gol.

Peluang terbaik Man United didapat melalui Anthony Martial pada menit ke-24. Namun, sepakan striker Perancis berusia 20 tahun itu masih sedikir melenceng dari tiang gawang Feyenoord.

Feyenoord yang lebih banyak berada di bawah tekanan pada babak kedua, justru mampu mencetak gol pada menit ke-79 melalui sontekan Tonny Trinidad Vilhena.

Berawal dari pergerakan Nicolai Jorgensen yang berbau off side di sisi kiri pertahanan Man United, bola datar berhasil dikirimkan kepada Vilhena. Gelandang berusia 21 tahun itu pun dengan mudah menaklukkan David De Gea hanya dengan satu sentuhan.

Tertinggal 0-1 membuat Man United meningkatkan daya serang mereka. Walaupun tim arahan Manajer Jose Mourinho itu mendapat dua tendangan tepat sasaran pada menit-menit, kekalahan Setan Merah tidak dapat terelakkan.

Kekalahan ini membuat Man United berada di dasar klasemen Grup A Liga Europa. Hal ini dikarenakan pertandingan lain di grup yang sama antara Zorya Luhansk dan Fenerbahce berakhir imbang 1-1.

Sedangkan di Grup B, Olympiacos Piraeus dan APOEL Nicosia berhasil meraih kemenangan. Olympiacos berhasil menaklukkan Young Boys dengan skor 1-0, sedangkan APOEL menang 2-1 atas Astana.

Di Grup C, Anderlecht berhasil menguasai puncak klasemen usai menundukkan wakil Azerbaijan, Qabala, dengan skor 3-1. Sedangkan pada laga lainnya, Mainz yang menjamu Saint-Etienne hanya mampu bermain imbang 1-1. (Verdi Hendrawan)

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved