Mukidi

Mukidi dalam Humor yang Adil dan Beradab

Bahkan, ada sarasilah, pohon asal-usul keluarga sampai lima generasi, baik yang laki-laki maupun perempuan berawalan nama Mu.

Editor: Hyeron Modo

Dari sisi ini, peran dan posisi medsos memiliki keunggulan, yang memungkinkan tradisi "berani bersuara". Subyek dan obyek tak lagi hansip, tetapi juga menteri atau bahkan presiden sekalipun.

Dalam bahasa humor yang dilontarkan kelompok Ihik3, satu-satunya grup pemerhati humor yang tersisa, dijuduli Humor yang Adil dan Beradab. Adil bagi semua: ya obyek, ya subyek , ya kita yang bisa tertawa tanpa kecurigaan.

Rokok hingga pengganti

Saya ambil contoh ketika harga rokok di-hoax-kan akan seharga Rp50.000. Yang muncul adalah meme Menteri Susi Pudjiastuti yang berang meneriakkan, "Siapa berani menaikkan harga rokok akan saya tenggelamkan."

Audiens medsos tahu Menteri Susi adalah perokok. Prestasinya antara lain menenggelamkan kapal pencuri ikan. Maka ancaman itu pun terasa.

Pada gambar berikutnya tampak gambar Presiden Jokowi menjawab pertanyaan siapa yang menaikkan harga rokok.

"Saya. Ada masalah?"

Meme diakhiri Menteri Susi yang "guling-guling"-ini idiom percakapan dunia medsos-sambil berkata, "Bercanda Pak, gitu aja marah.."

Di medsos, orang juga mengusik nama Luhut B Panjaitan. Yang ketika Kuntoro Mangkusubroto tidak lagi menjabat Kepala Staf Kepresidenan, Luhut menggantikannya.

Ia juga jadi pengganti ketika Tejo Edi sebagai Menko Polhukam, atau kemudian Rizal Ramli, dan terakhir Menteri ESDM Archandra Tahar. Maka, ketika pengibar Paskibraka bernama Gloria Natapraja Hamel sempat tak bisa ikut upacara, orang bilang jangan-jangan diganti Jenderal Luhut.

Sesungguhnyalah Mukidi melalui medsos menemukan bentuk keberanian yang lucu, juga haru, tidak saru, dan tidak mengganggu. Ini yang disyukuri ketika cara kritis makin menipis atau berubah menjadi sangat kasar.

Mudiki sosok yang bisa menampung itu: bahkan bisa dipertanyakan apakah dia dwiwarga negara atau tidak, misalnya.

Mukidi adalah. ah sudahlah. Mari bersenandung lagu "Bengawan Solo" karya Gesang. "Bengawan Solo, riwayatmu kidii...." *

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved