Kasus Human Trafficking NTT

Polisi Bidik Bandar Besar Human Trafficking

Tim Satgas Pemberantasan Human Trafficking di Mapolres Kupang, kini sedang membidik beberapa pelaku yang masuk kategori 'bandar besar'.

Polisi Bidik Bandar Besar Human Trafficking
POSKUPANG.COM/HERMINA PELLO
Kapolda NTT, Brigjen Pol Drs E Widyo Sunaryo memberikan jumpa pers 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Tim Satgas Pemberantasan Human Trafficking di Mapolres Kupang, kini sedang membidik beberapa pelaku yang masuk kategori 'bandar besar'.

Mereka akan dibekuk untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kami akan urus yang bandar besar. Yang kelas kakap. Yang kemarin (penangkapan) itu, mereka kecil-kecil," jelas Kapolres Kupang, AKBP Adjie Indra Widiatma, Jumat (26/8/2016) siang.

Ia menjelaskan sampai sekarang jumlah tersangka yang dibekuk masih 13 orang. Ditambah beberapa orang sebagai saksi.

Kapan bandar besar akan dibekuk? "Mohon ijin Pak! Beri kami waktu satu minggu. Targetnya sudah teridentifikasi," janji Kapolres Adjie.

Ia mengatakan selama beberapa hari ini akan break down dulu. Waktunya dipakai untuk mempelajari dokumen-dokumen serta sejumlah barang bukti yang sudah disita setelah penangkapan beberapa tersangka waktu lalu.

"Untuk sementara kami break down dulu. Istirahat dulu. Waktu yang ada dipakai untuk mempelajari dan menganalisis dokumen-dokumen maupun bukti-bukti yang ada," katanya

Waktu luang ini, lanjut Adjie, juga bisa dipakai tim penyidik untuk mengidentifikasi kasus dan bukti serta arah pemeriksaan tersangka dan saksi. Dengan begitu proses pembuatan BAP bisa lancar, rapi dan tuntas sampai akarnya.

"Jangan sampai karena sibuk tangkap orang terus, proses pembuatan BAP tercecer dan tidak rapi. Lalu ujungnya orang praperadilankan Kapolres. Khan percuma kerja keras sampai subuh itu," jelas Adjie.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved