Olimpiade Rio de Janeiro 2016

Maria Londa Pembawa Merah Putih

alasan pemilihan Maria karena ia adalah peraih medali emas lompat jauh putri pada Asian Games di Incheon, tahun 2014.

Editor: Ferry Ndoen
(REUTERS/Stoyan Nenov)
Pembawa Bendera Indonesia Maria Londa memimpin kontingennya saat upacara pembukaan Olimpiade Rio Brazil 2016 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (5/8/2016). (REUTERS/Stoyan Nenov) 

POS KUPANG.COM - Maria Londa melangkah dengan tegap sambil membawa bendera Merah Putih di depan rombongan kontingen Indonesia saat berjalan di lintasan defile Stadion Maracana pada pembukaan Olimpiade ke-29 Rio de Jenairo, Jumat malam waktu setempat.

Atlet lompat jauh itu dipilih dari 28 atlet Indonesia kontingen Olimpiade 2016 untuk mengemban tugas kehormatan, yakni membawa bendera Merah Putih.

Sudah menjadi tradisi dalam acara pembukaan Olimpiade, masing-masing kontingen negara peserta mendapat kesempatan berdefile. Dan biasanya atlet yang dipercaya untuk membawa bendera negaranya adalah atlet yang dinilai memiliki prestasi istimewa.

Kontingen Malaysia, misalnya, menugaskan Lee Chong Wei, pebulu tangkis nomor satu dunia sebagai pembawa bendera negara dalam defile itu. Denmark menugaskan Caroline Wozniacki, mantan petenis nomor satu dunia, sedangkan Spanyol menunjuk petenis top dunia Rafael Nadal.

Ketua Kontingen Indonesia Raja Sapta Oktohari mengatakan, penunjukan Maria Londa sudah melalui pembahasan bersama. Salah satu alasan pemilihan Maria karena ia adalah peraih medali emas lompat jauh putri pada Asian Games di Incheon, tahun 2014.

Prestasi tersebut terbilang istimewa dan membanggakan, apalagi atletik adalah induk dari segala cabang olahraga. Saat itu, ia membuat lompatan sejauh 6,55 meter, mengungguli atlet Vietnam Bui Thi Thu Thao yang mencatat 6,44 meter.

Atlet kelahiran Denpasar 29 Oktober 1990 itu juga dikenal dengan komitmennya untuk tetap meningkatkan prestasi pada nomor spesialisnya, yakni lompat jauh dan lompat jangkit.

Di dua nomor itu, Maria tidak terkalahkan untuk tingkat Asia Tenggara dengan merebut dua medali emas pada SEA Games 2013.

Target Olimpiade

Setelah prestasi fenomenal pada Asian Games 2014, Maria tidak langsung berpuas diri dengan membawa medali emas plus sejumlah bonus yang didapatnya di Tanah Air.

Ada tugas lanjutan yang harus diembannya, yakni Olimpiade. Untuk itu, ia terus menambah catatan prestasinya dengan tetap berlatih agar lolos kualifikasi.

Semangat dan ketekunannya membuahkan hasil dengan raihan medali emas lompat jauh pada SEA Games 2015 di Singapura. Dan yang lebih penting lagi adalah, hasil lompatannya pada pesta olahraga antarbangsa Asia Tenggara itu tercatat sejauh 6,70 meter.

Rekornya pada SEA Games 2015 itulah yang mengantarnya lolos kualifikasi Olimpiade Rio 2016, karena memenuhi limit yang dipersyarakatkan oleh Federasi Atletik Internasional (IAAF).

Dengan demikian Maria Londa merupakan atlet pertama Indonesia yang memastikan diri lolos ke Rio de Janeiro.

Cedera

Sumber:
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved