Pilgub DKI Jakarta

Ahok dan Penolakan terhadap Gubernur Arogan

Baru-baru ini, beredar formulir berkop Forum RT RW DKI Jakarta di sebuah sekolah taman kanak-kanak di Jakarta Timur. Formulir itu menyatakan bahwa but

Ahok dan Penolakan terhadap Gubernur Arogan
Pos Kupang/kompas.com
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat berada di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/6/2016) 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Baru-baru ini, beredar formulir berkop Forum RT RW DKI Jakarta di sebuah sekolah taman kanak-kanak di Jakarta Timur. Formulir itu menyatakan bahwa butuh tiga juta data KTP untuk menolak pemimpin yang arogan, zalim, temperamental, melemahkan, dan melecehkan lembaga RT RW.

Formulir tersebut dibagi-bagikan ke orangtua siswa untuk diisi.

Pihak yang menyatakan bertanggung jawab dalam menyebarkan edaran itu adalah Sekjen Forum RT RW Lukmanul Hakim. Lukmanul merupakan Ketua RW di lingkungan sekolah itu.

Ia mengaku waktu itu memberi pemahaman kepada orangtua siswa yang anaknya sekolah di daerah itu untuk memilih gubernur yang terbaik.

"Kalau mau dukung silakan, kalau tidak juga silakan," katanya pada 30 Juli lalu.

Lukmanul menyatakan, ia bukan tim sukses calon mana pun. Ia hanya merasa kecewa karena sebagai Ketua RW ia dilemahkan. Salah satu hal yang membuatnya kecewa ialah kewajiban membuat laporan via Qlue.

"Untuk itulah, Forum RT-RW menggabungkan diri bersama untuk jadi bagian crosscheck pembangunan DKI ke depan. Dengan apa? Dengan gerakan tiga juta KTP. Kalau satu juta KTP gerakan dukung Ahok, kami tiga juta KTP tidak mendukung pemimpin yang arogan," katanya.

Forum RT RW berpolitik?

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, sebenarnya para ketua atau pengurus RT dan RW bebas menyebarkan formulir dan mengumpulkan tiga juta KTP untuk menolak gubernur arogan.

Namun, Ahok mengingatkan, jabatan RT dan RW yang melekat pada mereka membuat tindakan itu tidak etis karena sudah politis.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved