Ajari Rambu Lalulintas Baru Urus SIM
Nah buta warna ini berbahaya karena mereka tidak bisa membedakan warna di dalam rambu lalu lintas
Penulis: Hermina Pello | Editor: Marsel Ali
Laporan Wartawan Pos Kupang, Hermina Pello
POSKUPANG, COM, KUPANG--Banyak warga di pulau kecil di NTT ini yang tidak bisa membaca dan juga buta huruf sehingga untuk mengurus SIM, anggota polisi harus mengajarkan mereka mengenai rambu lalulintas dan belajar membaca.
Direktur Lalu Lintas Polda NTT, Kombes Pol Nanang Masbudi, SIK. MSI didampingi Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Dit Lantas Polda NTT, Kompol Ardy, SIK di Hotel Naka, di sela- sela kegiatan Polda NTT, (3/8/2016).
"Akhirnya, kita mengajari mereka membaca termasuk belajar tentang rambu. Dan ada banyak juga yang buta warna. Nah buta warna ini berbahaya karena mereka tidak bisa membedakan warna di dalam rambu lalu lintas," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ditlantas_20160803_172756.jpg)