Oknum Polisi Bunuh Istri
Tetangga Sering Lihat Januarius Pukul Istri Oknum Polisi Pembunuh Istri
Warga RT 25, RW 10 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, tak begitu mengenal sosok Januarius Tahu
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Warga RT 25, RW 10 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, tak begitu mengenal sosok Januarius Tahu.
Sosok Januarius dikenal pendiam dan tertutup dengan para tetangganya. Tak jarang tetangga menyaksikan aksi kekerasan yang dilakukan Januarius terhadap istrinya.
Jarang sekali Januarius terlihat membaur bersama keluarga maupun para tetangga. Januarius lebih sering terlihat mengurung diri di alam kamar ketimbang beraktifitas di luar.
"Dulu, sebelum menikah biasa-biasa sja tetapi sekarang Januarius berbeda sekali. Orangnya jadi tertutup. Kalau di rumah sering di dalam kamar ketimbang di luar rumah. Dia tidak dengar keluarganya apa lagi para tetangga," ujar Markus tetangga korban, saat dihubungi, Minggu (31/7/2016).
Markus mengisahkan, Januarius dalam kesehariannya lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah. Setiap ada kegiatan keluarga maupun undangan para tetangga pasti tidak dihiraukanya. Karena tertutup jarang sekali terlihat membaur bersama tetangga atau keluarganya, membuat banyak yang tidak menyukai sifatnya tersebut.
"Kalau lagi ada di Kupang jarang terlihat diluar rumah. Kalau ada acara keluarga meski berdekatan dengan rumahnya ia tidak membaur. Ia lebih banyak terlihat murung saja. Kami pikir dia sakit ternyata sehat-sehat saja. Urusan keluarga saja dia tidak hitamkan apa lagi urusan tetangga," ungkap Markus.
Hal senada diutarakan Jublina, tetangga korban. Sifat murung Januarius kerab menimbulkan pertanyaan diantara para tetangga. Lebih-lebih lagi, belakangan ini Januarius sering bentrok dengan istrinya Yustina Beci Matelda Salle.
"Kami yang berada di kompleks ini semua sudah tau Januarius. Sejak masih bertugas di Polres Kupang dia masih baik-baik saja namun sejak berpindah ke Polres Sumbah perilakunya berubah. Ia jarang membaur bersama kami. Ia lebih sering berkelahi dengan istrinya. Kasihan anak-anak nya masih kecil-kecil. Urusan rumah tangga orang hanya saja kami sebagai tetangga merasa jengkel kerab dia membabi buta menganiyaya istrinya," ujar Jublina. (sel)