Oknum Polisi Bunuh Istri
Niken Panggil Ibunya Tak Menyahut
Januarius Tahu, warga RT 25, RW 10 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang tega menggorok leher istrinya Yustina Beci Matelda Salle dengan
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Januarius Tahu, warga RT 25, RW 10 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang tega menggorok leher istrinya Yustina Beci Matelda Salle dengan pisau dapur hingga tewas, Kamis (28/7/2016).
Pelaku yang merupakan anggota polisi berpangkat Brigadir itu menghabisi nyawa istrinya lantaran cemburu. Januarius yang bertugas di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menuduh sang istri berselingkuh.
Setelah membunuh istrinya, Januarius kabur dari rumah mengendarai sepeda motor. Polisi masih mencari keberadaannya.
Pembunuhan ini pertama kali diketahui Niken Tahu, anak sulung pasangan itu sekitar pukul 05.00 Wita, Kamis (28/7/2016). Saat bangun tidur, Niken melihat ibunya tertidur di lantai dibungkusi tikar.
Niken buka tikar dengan maksud membangunkan ibunya. Betapa terkejutnya gadis kecil itu melihat tubuh ibunya berlumuran darah dan sudah meninggal dunia.
"Beta bangun lihat mama tidur di lantai, badan tertutup tikar. Beta pangil mama tapi mama tidak menyahut," kata Niken sambil menangis.
Tangisan Niken memecah keheningan Kamis subuh itu. Ratapannya didengar kakek dan neneknya, Maria Tahu dan Yohanes Tahu yang rumahnya bersebelahan dengan rumah keluarga Januarius.
"Niken menangis keras, kami pikir ada apa sehingga ke rumah mereka. Sampai di rumah tubuh Eci (sapaan akrab korban Yustina Beci Matelda Salle, Red) penuh darah. Kami membangunkannya namun Eci sudah tak bernyawa," ujar Maria, mertua korban.
Dalam sekejap peristiwa itu menarik perhatian para tetangga dan warga di kawasan Jalur 40, Kelurahan Sikumana Kupang. Mereka berhamburan menuju ke TKP.
Anggota keluarga Eci menangis sambil memeluk anak-anak korban. Mereka tak menyangka suami Eci tega menghabisi nyawa istrinya dengan cara tragis.
"Ini anak salah apa Tuhan ee... sampai dia punya nasib buruk begini. Anaknya tiga orang masih kecil-kecil. Setan apa yang rasuki suami sampai berbuat seperti ini," ujar adik Eci, Serli Salle.
Serli tidak menampik perlakuan kasar Januarius Tahun terhadap Eci. Cukup sering dia memukul korban hingga babak-belur.
"Siapa yang tidak tahu sifat buruk pelaku, ia sering pukul istrinya. Keluarga sudah tahu semua kalau dia sering memukul Eci seperti binatang. Eci juga sering cerita ke kami kalau suaminya menuduhnya berselingkuh dengan bapa mantu korban yang adalah ayah kandungnya," kata Serli.
Yohanes Tahu, ayah Januarius tak menyangka anaknya tega membunuh istri sendiri.
Yohanes sangat terpukul. Dia terus menangis sambil memeluk erat tubuh cucunya Niken Tahu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/juliani-vergi-jemidin-tewas-di-bandara-ngura-rai_20160726_193353.jpg)