Muamaroh Jadi Motivator
Nama Muamaroh selalu disebut master of ceremony (MC) dalam acara Temu Bisnis Harganas XXIII saat sesi foto bersama. Sudah duduk lalu maju lagi ke depa
POS KUPANG.COM -- Nama Muamaroh selalu disebut master of ceremony (MC) dalam acara Temu Bisnis Harganas XXIII saat sesi foto bersama. Sudah duduk lalu maju lagi ke depan, kembali ke tempat duduknya dan dipanggil lagi, Ny. Muamaroh, yang dikenal dengan nama Mbak MU ini dengan senang hati melayani permintaan itu.
Di penghujung acara yang digelar di lokasi pameran Harganas XXIII, Jl. El Tari Kupang, Kamis (28/7/2016), ia diminta menutup kegiatan dengan meneriaki yel-yel marketing.
Sedikit tersipu malu, tapi akhirnya yel-yel marketing berbunyi "Cintai ploduk-ploduk UPPKS, anak dua cukup," pun terlontar dari bibirnya diikuti oleh peserta lain, lalu ditutup dengan tepuk tangan.
Perempuan kelahiran Jepara, Jawa Tengah 14 Februari 1971 silam adalah peserta temu bisnis. Saat buka sesi tanya-jawab ia begitu antusias menyampaikan kendala yang dialaminya dalam memasarkan produk.
Mbak MU mendirikan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) sejak 2009. Ia begitu tertarik mendirikan UPPKS dari BKKBN ini karena dirinya pernah mengikuti UPPKS di desa lain. Namun dengan potensi yang ia miliki, dibantu oleh Suryono, akhirnya ia dibina BKKBN setempat.
"UPPKS namanya Lestari Tiga. Awal didirikan cuma iseng. Sebab, kerjanya menjahit, tapi punya dasar memasak, akhirnya bisa berinovasi. Setelah dibina BKKBD akhirnya saya punya usaha sampingan yang memperkerjakan teman-teman yang ada di lingkungannya," tutur istri dari Bambang Rudi Suhartono.
Ibu tiga anak itu kini dipercaya sebagai motivator untuk kelompok-kelompok UPPKS dan diklat-diklat dari berbagai dinas. Agar dalam menjalankan usaha tidak boleh pantang menyerah. Gagal coba lagi.. gagal coba lagi.. 25 kali gagal pun harus terus dicoba sampai mendapatkan hasil yang terbaik.
Dia berprinsip kegagalan adalah kesusksesan yang tertunda. Bagaimana mengolah potensi yang ada di sekitar dan mengembangkan, itulah yang dibagikan. Pengetahuan yang ia miliki dibagikan dan tidak takut untuk bersaing. Sebab, setiap orang punya kecepatan dalam berinovasi dan berkreativitas.
Penghasilan yang luar biasa karena Mbak MU telah menciptakan 30-an produk unggulan yang merupakan hasil inovasi dan kreasinya sendiri. Karena ia senang, maka ia mencintai apa yang dikerjakannya. Itu semua dari kemauan diri, rasa ingin tahu yang begitu besar dan tak berhenti mencoba.
Setiap kali ada event yang berhubungan dengan pangan Mbak MU selalu menyabet juara. Ia pernah meraih juara III event Adikarya Pangan Nasional. Usaha yang ia lakoni adalah industri rumah tangga yang menyatu dengan rumah pribadinya. Usaha itu murni mulai dari kecil sampai bisa berkembang seperti sekarang ini.
Bagi Mbak MU harta dan kekayaan bisa dicari, tetapi intelektual yang luar biasa tak mudah didapatkan. Walaupun sumber daya manusia pas-pasan, tapi dengan keahlian yang lebih ia bisa menghasilkan produk yang menarik. "Saya suka mengasah otak dan tidak berpangku tangan," tuturnya. (yen)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/muamaroh_20160729_232231.jpg)