Ikan Bom Itu Mudah Dikenali
Bagi nelayan yang menjual ikan hasil bom, tandas Kristo, maka penjualnya ditangkap, ikannya juga dirampas
Penulis: Frans Krowin | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Frans Krowin
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Pengawas perairan laut Kabupaten Lembata, Kristo Dias, mengatakan, tidak sulit membedakan ikan hasil tangkapan nelayan menggunakan pukat, dan ikan hasil bom.
"Kalau ikan ditangkap menggunakan pukat, ikannya utuh, tulangnya utuh. Tapi kalau menggunakan bom, ikan itu penuh luka dan tulang selurunnya remuk, berkeping-keping. Tulang ikannya hancur," tuturnya.
Bagi nelayan yang menjual ikan hasil bom, tandas Kristo, maka penjualnya ditangkap, ikannya juga dirampas.
Penjual akan diperiksa sampai mengaku darimana memperoleh ikan hasil bom.
"Kami menelusuri terus sampai mendapatkan pelaku pengeboman itu. Makanya, kami tidak main-main memerangi pengeboman ikan di daerah ini," tandas Kristo dibenarkan Amutoda, ketika dihubungi secara terpisah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bom-ikan_20160713_125757.jpg)