Rabu, 8 April 2026

Kodim Ende Cegah Anggota dari Bahaya Narkoba

Komandan Kodim (Dandim) 1602 Ende, Letkol Inf. Bambang Heri, bersama anggotanya mendadak menjalani pemeriksaan urine, Rabu siang (22/6/2016).

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Kanis Jehola
Pos Kupang/Kompas.com
shutterstock-ilustrasi narkoba 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE - Komandan Kodim (Dandim) 1602 Ende, Letkol Inf. Bambang Heri, bersama anggotanya mendadak menjalani pemeriksaan urine, Rabu siang (22/6/2016). Kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Informasi yang diperoleh Pos Kupang dari Pasi Intel Kodim 1602 Ende, Lettu Inf. Imran Tiwa, Kamis (23/6/2016), pemeriksaan urine berlangsung di ruang data Kodim 1602 Ende.

Tes urine merupakan program rutin yang harus dilaksanakan sebagai tindakan preventif untuk mencegah anggota Kodim 1602/Ende dari bahaya narkoba.

Pemeriksaan urine secara mendadak merupakan perintah lisan Dandim 1602 Ende, Letkol Inf. Bambang Hery. Dandim Bambang Heri dalam sambutannya mengatakan, pemberantasan narkoba sudah menjadi mandat Undang-Undang dan perintah dari pimpinan TNI agar anggota TNI dan PNS TNI harus bebas dari narkoba, baik sebagai pemakai, pengguna maupun pengedar. Tes urine merupakan wujud komitmen Dandim 1602 Ende untuk memberantas narkoba di lingkup Kodim 1602/ Ende.

Tes urine dilakukan kepada anggota Kodim 1602 Ende mulai dari Dandim 1602 Ende, Kasdim, para staf dan Danramil beserta anggota. Pelaksanaan tes urine secara mendadak untuk mempersempit dan mencegah bahaya narkoba di satuan Kodim 1602 Ende.

Bambang Heri mengatakan, narkoba merupakan musuh negara sehingga siapa yang berurusan dengan narkoba baik sebagai pemakai maupun pengedar yang bersangkutan menjadi musuh negara sehingga harus dilawan.

Dikatakannya, sebagai aparatur negara Anggota TNI di lingkup Kodim 1602 Ende harus bebas dari narkoba. Apabila terlibat dalam kasus narkoba maka yang bersangkutan akan berurusan dengan hukum yang tentunya menjadi risiko pribadi masing-masing. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved