Renovasi Makam Yesus Membutuhkan Perdamaian
Lokasi ini berada di dalam gereja, beberapa ratus meter dari lokasi penyaliban Yesus di Golgota.
Hingga ini, kerajaan itu pun masih melanjutkan perannya dalam menjaga kelestarian situs-situs Islam dan Kristen di sana.
Terlepas dari persaingan denominasi yang muncul sebelum proyek ini, sesungguhnya makam Kristus telah lama menjadi simbol pemersatu di antara umat Kristen.
Salah satunya saat Pemimpin Umat Katolik Sedunia Paus Fransiskus dan tokoh spiritual Gereja Kristen Ortodok, Ecumenical Patriarch Bartholomew I, berdoa bersama pada Mei 2014.
Sejalan dengan itu, proses perbaikan yang berlangsung saat ini kian terasa memiliki arti yang jauh lebih besar. Denominasi gereja kini mau berdampingan demi satu tujuan.
Pemandangan itu terlihat pada 20 Mei lalu, ketika para pemuka agama dari tiga denominasi tadi berpose bersama sambil saling berjabat tangan, menandai kesepakatan renovasi.
"Apa yang terjadi saat ini menjadi tanda yang sangat baik, sebuah tanda kebersamaan," ungkap Theophilos III.*