Eksekusi Mati Sang Gembong Narkoba Freddy Budiman Usai Lebaran

Kepastian eksekusi gembong narkoba ini disampaikan Jaksa Agung HM Prasetyo setelah menghadiri pertemuan dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Maluku di kant

Eksekusi Mati Sang Gembong Narkoba Freddy Budiman Usai Lebaran
Tribunnews.com/HO
Terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman, bertukar tempat dengan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir di Lapas Pasir Putih Nusakambangan pada Sabtu (16/4/2016) sekitar pukul 09.00 WIB 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Terpidana mati gembong narkoba, Freddy Budiman segera menjalani eksekusi mati usai lebaran.

Kepastian eksekusi gembong narkoba ini disampaikan Jaksa Agung HM Prasetyo setelah menghadiri pertemuan dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Maluku di kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Senin (30/5/2016) malam.

"Eksekusinya nanti setelah Lebaran," ungkap Prasetyo.

Menurutnya, pihak kejaksaan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait perihal eksekusi mati tersebut. Rencananya, eksekusi mati bakal berlangsung di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

"Koordinasi telah kita lakukan dengan semua pihak, tinggal putusan hari H-nya saja. Jadi eksekusi setelah Lebaran," ujarnya.

Freddy merupakan terpidana mati atas perkara penyelundupan 1,4 juta pil ekstasi dari Tiongkok ke Indonesia. Penyelundupan tersebut dilakukan pada 2012 lalu.

Meski sudah berada di balik jeruji besi Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Freddy diduga masih mengendalikan bisnis narkotika. Hal itu terlihat dalam pengungkapan beberapa kasus narkotika.

Selama kepemimpinan Joko Widodo, pemerintah sudah menjalankan eksekusi terpidana mati kasus narkoba dalam dua gelombang.

Enam terpidana mati dieksekusi pada 18 Januari 2015. Pada gelombang kedua, Rabu (29/4/2015), delapan terpidana mati juga dieksekusi.

Freddy telah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih, Nusakambangan, Jawa Tengah dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/4/2016) lalu.

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved