Berita Flores Lembata Alor
PT Biosystems Indonesia Kembangkan Sistem Pengelolaan Air Bersih Dengan Sistem ATM
PT Biosystems Indonesia Kembangkan Sistem Pengelolaan Air Bersih Dengan Sistem ATM
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad
POS KUPANG.COM, MBAY -- PT Biosystem Indonesia, Rabu (25/5/2016), menyosialisasikan pengembangan air bersih dengan system ATM (Water ATM).
Water ATM merupakan sisterm distribusi air yang dilakukan melalui pusat-pusat penyediaan air bersih di tempat-tempat umum yang penggunaannya menggunaan kartu charge.
Water ATM cocok untuk memenuhi kebutuhan air bersih atau air minum di desa-desa terpencil, wilayah pesisir dan daerah bencana.
Perwakilan Biosystem, Beny dalam sosialisasi awal tentang rencana pengembangan Water ATM di Aula Kantor Bupati Nagekeo, Rabu siang, mengatakan, mesin-mesin water ATM beroperasi menggunakan tenaga surya dan operatornya gratis.
Hanya menggunakan kartu prabayar, Pelanggan atau pembeli dapat memantau sendiri pendapatan.
Beny mengungkapkan, sejumlah desa pesisir yang berada di lokasi terpencil sampai saat ini masih kekurangan air minum yang aman dan bersih karena adanya intrusi air asin .yang mengakibatkan banyaknya jumlah sumur air yang ditutup.
Solusi yang bisa ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut, kata Beny, distribusi Water ATM. Mengapa Water ATM? Beny mengatakan, Water ATM memungkinkan pelanggan memakai kartu charge yang terpercaya untuk mendapatkan air minum yang bersih secara otomatis 24 jam sehari tanpa perlu kehadiran operator.
Selain itu, adanya bukti transaksi untuk mencegah pencurian air dan uang yang terkumpul. Water ATM juga fleksibel karena adanya pilihan untuk mengisi ulang secara fleksibel yang ditawarkan kepada konsumen.
Bahkan, kartu dengan saldo rendah atau tidak ada saldo masih dapat digunakan untuk mengisi ulang hanya dengan memakai password pada water ATM itu sendiri.
Dikatakan Beny, Water ATM akan menampilkan dan mengirimkan peringatan apabila ada tingkat air, tangki rendah atau kecil, tegangan rendah atau adanya kerusakan pada ATM.
Melalui portal RS458, jelas Beny, semua informasi dapat ditransmisikan ke PC/Tablet/smart Phone.
Beny mengatakan, Sistem Tenga Surya Water ATM Purification Plant berbeda dengan yang ada. Sistem tenaga surya pada Water ATM dapat menampung 9000 liter-100.000 liter air minum UF Water purification, dapat mencatatat konsumsi pada daya rendah, mudah dioperasikan dengan pemeliharaan yang minimal, air benar-benar aman untuk diminum, system pemanfaatan dapat dikendalikan/ dioperasikan melalui jaringan seluler, bekerja sama dengan water ATM Monitoring Software.
Beny menegaskan, tujuan PT Biosystem menghadirkan water ATM hanya untuk menyediakan air minum berkualitas dan bersih sepanjang masa.
"Plant kami dapat menyederhanakan system pengoperasian yang rumit yang secara otomatis akan dapat mengontrol siklus operasional rutin untuk menjaga kualitas air tanpa ketergantungan apapun," demikian Beny.
Ia juga mengatakan, untuk mengantisipasi kerusakan, pihaknya juga menyedikan alat dan informasi yang cukup memadai untuk secara terus menerus mengoperasikan plant tersebut. Plant juga dapat dipantau jarak jauh dengan menggunakan technology GSM.
Beny mengungkapkan, pihaknya akan menyediakan infrastruktur sampai ke desa-desa bahkan di wilayah terpencil sekalipun. Dengan pemantauan jarak jauh, lanjut Beny, dapat mengurangi biaya pemeliharaan dan biaya service dari plant tanpa mengorbankan kualitas air dan operasi RO Plant.
Beny menambahkan, Water ATM memiliki system isi ulang yang memungkinkan pelanggan dapat mengisi ulang di lapanganm, atau melalui telepon. Water ATM juga memiliki modem GSM internal yang akan memberitahu orang yang bertugas apabila ada proses isi ulang melalui pesan SMS pada laptop atau tablet.
Bupati Nagekeo, Elias Djo dalam sambutannya, mengatakan, pengembangan air bersih di Nagekeo melalui system Water ATM diharapkan mampu membantu pemerintah dan masyarakat Nagekeo mengatasi kekurangan air bersih di daerah itu.
"Saya berharap pengembangan air bersih dengan Water ATM dapat membantu mengatasi berbagai persoalan air bersih di Nagekeo akibat keterbatasan sumber air, rendahny pemahaman masyarakat tentang pentingnya memelihara sumber air, serta belum terpeliharany sumber-sumber air di desa dan kelurahan," kata Elias.*