Kontingen Lembata dan Maumere Tampil Memukau di Malam Pentas Seni Budaya
Pada hari pertama di malam pentas seni budaya yang digelar di Jambore Tagana Daerah NTT, ditampilkan oleh lima kontingen yaitu dari kabupaten Lembata,
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan, Yeni Rachmawati
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Pada hari pertama di malam pentas seni budaya yang digelar di Jambore Tagana Daerah NTT, ditampilkan oleh lima kontingen yaitu dari kabupaten Lembata, Timor Tengah Selatan, Sikka, Manggarai Timur dan Malaka.
Dari penampilan kelima kontingen, kata Koordinator Tagana NTT, Irvan Mega, semuanya tampil maksimal, namun persiapan matang dan tampilan yang mononjol serta memuka para penonton ialah kontingen Lembata dan Sikka.
Kontingen Sikka menampilkan tarian Waibuan Sibulamen. "Tarian tersebut ialah tarian kegembiraan yang selalu ditampilkan pada saat upacara adat atau pesta dengan menunjukkan kegembiraan," kata dua orang peserta asal Sikka, Nining dan Ita.
Tarian yang ditampilkan kontingen Sikka merupakan kolaborasi antara tarian tradisonal dengan menggunakan musik tradisional serta tarian kreasi moderen. 8 penari, yang terdiri dari empat perempuan dan empat laki-laki ini tampil sangat maksimal.
Tak kalah bagusnya juga ditampilkan olhe, kontingen asal Lembata yang mempersembahkan Tarian Hedung. Tarian tersebut ialah tarian campuran yang menceritakan tentang bagaimana tagana bisa dibentuk. Tarian ini dibawakan oleh 9 penari perempuan.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tarian-adat-sikka-1_20160514_214736.jpg)