Selasa, 21 April 2026

Di India, Anak Perempuan Usia 5 Tahun Dipaksa Kawin

Pernikahan anak-anak di bawah umur sangat lazim dilakukan di wilayah Rajasthan.

Editor: Hyeron Modo

Telah berlangsung enam acara perkawinan massal dalam dua hari ketika festival Akshaya Tritiya, akhir pekan lalu.

Orang-orang desa yakin, anak-anak yang menikah selama festival akan diberkahi, sehat, dan mendapatkan kebaikan untuk mereka.

Polisi sedang menyelidiki kasus pernikahan anak itu. Identitas mereka belum dapat dikonfirmasi. Banyak orangtua atau orang yang lebih tua yang terlibat dalam perkawinan anak masih buron.

Hakim Distrik Chittorgarh, Ved Prakash, mengatakan, “Sesaat setelah kami mengetahui adanya insiden itu, kami langsung mengirim tim untuk mencari tahu apa penyebabnya”.

Prakash juga mengatakan, banyak insiden sebelumnya diketahui petugas dan berhasil dihentikan. Orangtuanya diproses hukum. Pengadilan akan memutuskan hukumannya atas mereka.

“Kami telah membatalkan beberapa pernikahan anak di masa lalu. Namun, karena takut ketahuan polisi, warga desa memilih tempat rahasia untuk pernikahan itu,” katanya.

Menurut Prakash, “Banyak yang tidak melaporkan kejadian itu ke polisi karena takut tekanan sosial.”

Aktivis hak anak, Kriti Bharti (28), mengatakan, “Hati saya terenyuh atas nasib anak-anak kecil yang terperangkap dalam tragedi ini. Polisi harus segera bertindak. Video adalah buktinya”.

Menurut Kriti sejauh ini pihaknya telah membatalkan 29 pernikahan anak di Rajasthan.

Hukum India menentukan, pernikahan yang legal adalah pada usia 18 untuk anak perempuan dan 21 tahun untuk anak laki-laki. UNICEF mengatakan, sepertiga dari total kasus pernikahan anak di bawah umur di dunia berada di India.*

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved