LIPSUS

Niken: Saya Siap Bertanding

Saya sudah bertekad maju menjadi Walikota Kupang dan tidak siap menjadi Wakil Walikota. Saya siap menang di Kota Kupang.

Pos Kupang
dr. Niken Mitak 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -  "Saya sudah bertekad maju menjadi Walikota Kupang dan tidak siap menjadi Wakil Walikota. Saya siap menang di Kota Kupang."

Demikian bakal calon Walikota Kupang, dr. Yovita Anike Mitak alias Niken kepada Pos Kupang, Rabu (13/4/2016).

Kaum perempuan yang ikut dalam Pilkada Kota Kupang kali ini bukan hanya Dokter Niken tetapi masih ada perempuan lainnya yang telah mendaftarkan diri di beberapa partai politik. Mereka adalah Maria Salouw, Pdt. Apliana Boboy, Theresia Ratu Nubi, dan Theodora E. Taek.

"Pastinya nanti ada yang menang dan kalah, dan hal itu harus diterima. Namun, saat ini saya harus siap bertanding dan memenangkan pertandingan dengan restu Tuhan dan dukungan masyarakat," kata Niken.

Niken memilih maju menjadi Walikota Kupang karena merasa bertanggungjawab untuk ikut mengubah Kota Kupang menjadi lebih baik. Juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa perempuan juga punya kapastitas untuk memimpin. Selain itu memberi alternatif kepada masyarakat.

"Dengan adanya alternatif maka Pilkada Kota Kupang menjadi lebih berwarna dan bervariasi," kata Niken yang juga mantan Direktur RSUD Prof WZ Johannes Kupang ini. Niken mengatakan, tantangan yang dihadapi perempuan untuk maju dalam Pilkada yakni keterbukaan partai politik (parpol).

Seringkali parpol masih enggan menerima perempuan lantaran masih ada kekhawatiran, apakah calon perempuan itu bisa diterima masyarakat atau tidak.

"Jadi bukan karena calon pemimpin perempuan itu tidak berkualitas namun karena ada kekhawatiran masyarakat belum bisa menerima kehadiran calon pemimpin perempuan," kata Niken.

Calon pemimpinm perempuan lainnya, Thersia Ratu Nubi menyatakan siap bersaing dengan balon walikota lainnya.

"Saya bukan baru di Kota Kupang ini. Kota ini sudah menjadi kampung halaman saya sendiri dan saya tahu benar Kota Kupang itu seperti apa dan bagaimana mengelolanya menjadi lebih baik dari sekarang. Saya ingin berkontribusi pada Kota Kupang dan masyarakatnya," kata Thersia.

Mengenai tantangannya saat mendaftar, Thersia mengatakan, tidak serta merta semua partai menerima orang luar partai. Dirinya bisa tembus mendaftar di Nasdem karena diberi kesempatan dengan membuat perubahan untuk menerima orang luar partai dan ini merupakan suatu kemajuan demokrasi.

Theodora Ewalde Taek, anggota Partai PKB menyatakan punya keinginan maju menjadi bakal calon Walikota Kupang, namun dia akan tetap menghargai mekanisme partai yang selama ini sudah berjalan.

"Hari Sabtu ini akan ada musyawarah kerja cabang PKB yang akan mengajukan rekomendasi calon. Di partai ada beberapa senior yang cukup potensial. Namun Jika partai memberikan kesempatan dan kepercayana kepada saya, saya siap menerimanya. Ada kepentingan lebih besar ke depan yang akan PKB lakukan," kata Walde, anggota DPRD Kota Kupang ini.

Maria Salouw mengatakan dengan telah mendaftarkan diri di parpol menunjukkan bahwa perempuan di Kota Kupang sudah banyak yang siap bertarung di Pilkada ini. Oleh karena itu, dukungan antara sesama perempuan menjadi suatu kewajiban.

"Tampilnya perempuan sebagai suatu gugatan terhadap parpol untuk tidak hanya melirik laki-laki. Bahwa sekarang perempuan juga sudah ada yang bisa bersaing dengan laki-laki. Tinggal saja seperti apa sikap parpol," kata Salouw.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved