Rabu, 8 April 2026

Rumput Liar Mulai 'Kepung' Gedung SIC Senilai Rp 1,8 M

Gedung Sikka Inovation Center (SIC) di Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok mulai 'Dikepung'

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/ARIS NINU
Bangunan SIC di Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng yang sudah dibangun 100 persen tahap pertama kini mulai `Dikepung rumput liar, Selasa (22/3/2016) pagi. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, MAUMERE --Gedung Sikka Inovation Center (SIC) di Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok mulai 'Dikepung' alias ditumbuhi rumput liar di areal bangunan senilai Rp 1,8 miliar.

Bangunan yang diresmikan Mendagri, Tjahjo Kumolo pada September 2015 lalu yang akan menjadi pusat teknologi bagi produksi, pengelolaan dan pemasaran komoditas unggulan lokal Sikka telah berdiri megah di lahan pemerintah yang berada di Kota Maumere.

Bangunan tersebut telah diatap dan dicat berwarna kuning, merah dan biru, tidak ada yang mengurusi dan merawat bangunan tersebut.

Bangunan sudah dilengkapi jalan masuk, ada tanaman kacang hijau milik warga. Di lokasi itu pernah dijadikan areal grasstrack kini tampak berdiri megah dari kejauhan.

Okto Gleko,anggota DPRD Sikka 'menggugat' Dinas Perindag Sikka agar lebih serius lagi mengurus proyek bernilai Rp 1,8 M.

"Saya minta Dinas Perindag Sikka bisa lebih cepat bekerja agar bangunan tersebut dimanfaatkan dengan menyiapkan tenaga-tenaga terlatih. Bangunan sudah dibangun harusnya ada perawatan sehingga jangan terkesan dibangun lalu dibiarkan," ujar Okto.

Dinas, lanjut Okto, harus mengambil langkah agar bangunan itu jangan ada di tengah kota tanpa ada perawatan.

" Kalau mau bangun lagi segera dilakukan secepatnya sehingga tidak ada pertanyaan jadi masyarakat. Saya minta dinas teknis melakukan sosialisasi secara baik.Biar jelas tujuan dari pembangunan SIC. Apa-apa yang mau dibangun. Bagaimana fasilitasnya," ujar Okto,anggota DPRD Sikka dari Fraksi Demokrat Sikka.

Okto yang dihubungi Pos Kupang terkait pembangunan SIC di Maumere,Selasa (22/3/2016) pagi. Dia meminta penyesuaian tugas karena ada pergantian di dinas tersebut jangan mengganggu pelaksanaan kelanjutan pembangunan SIC.

"Memang ada pergantian yang tentunya masih dipelajari kadis yang baru tapi harusnya segera ada penyesuaian sehingga ada kelanjutan soal SIC," ujar Okto. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved