Breaking News

5 Kondisi Anda Harus Libur Bercinta

Penelitian menunjukkan, berhubungan seks dengan orang yang kita cintai dapat meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik. Karena itu, Anda dianjurkan

Editor: Alfred Dama
SHUTTERSTOCK.COM
ilustrasi 

POS KUPANG.COM -- Penelitian menunjukkan, berhubungan seks dengan orang yang kita cintai dapat meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik. Karena itu, Anda dianjurkan untuk rutin melakukannya, kecuali jika Anda menghadapi lima situasi ini:

1. Anda merasa tidak nyaman
Dispareunia-istilah keren untuk hubungan seks yang tidak nyaman secara fisik, dapat disebabkan oleh faktor fisik dan psikologis, menurut Mayo Clinic.

Selain vagina kering karena menopause, sakit fisik saat bercinta juga bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi lain termasuk iritasi setelah melahirkan, gangguan kulit seperti eksim, dan kekejangan otot dinding vagina yang disebut vaginismus.

Pelumas yang baik kadang-kadang bisa membantu, kata Nicole Williams, MD, seorang ginekolog Amerika Serikat.

Williams merekomendasikan pelumas berbasis silikon, yang tidak akan kering dan tahan lebih lama dari produk berbasis minyak atau air.

Jika pelumas tidak membantu, tanyakan pada dokter mengenai estrogen vagina topikal, yang dapat merangsang lubrikasi vagina secara alami.

2. Ada sesuatu yang tidak benar di bawah sana
Gatal? Pembengkakan? Bau tidak sedap? Jika Anda mengalami salah satu (atau semua) dari gejala-gejala tersebut, yang terbaik adalah libur berhubungan seks terlebih dulu.

Skenario terburuk, mungkin Anda menderita penyakit menular seksual dan bisa menularkannya ke pasangan Anda.

Tetapi pada kebanyakan kasus, gejala-gejala di atas memandakan Anda menderita infeksi jamur dan bisa menularkan ke pasangan, meski kasus penularan ke pria sangat jarang terjadi.

3. Anda punya masalah perut
Seks mungkin adalah hal terakhir di pikiran jika Anda dipaksa harus bolak-balik ke toilet sepanjang hari. Kalaupun tidak bolak-balik ke toilet, setiap gangguan pencernaan harus dianggap sebagai lampu merah untuk tidak dulu melakukan hubungan seks.

"Alasan utama Anda harus menahan diri adalah karena penis bukan barang steril. Anda mungkin saja terkena infeksi kandung kemih setelah hubungan seks. Jika Anda mengalami gangguan pencernaan karena kuman, mungkin Anda akan bertambah menderita karenanya," kata Williams.

4. Penyakit menular seksual
Pada usia senior, mungkin Anda berpikir tidak akan terkena penyakit menukar seksual. Kehidupan Anda sudah mapan dan Anda tidak bergaul bebas seperti waktu muda dulu.

Pada kenyataannya, kasus sifilis dan klamidia pada orang dewasa usia 45 sampai 65 tahun, meningkat hampir tiga kali lipat antara tahun 2000 sampai 2010, menurut Centers for Disease Control and Prevention.

Penelitian BMJ menemukan bahwa tingkat penyakit menular seksual secara umum pada orang berusia 50-90 tahun, meningkat dua kali lipat dalam periode waktu yang sama seperti laporan CDC di atas.

"Sangat penting untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual sampai Anda dan pasangan dinyatakan bersih atau Anda monogami," kata Williams.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved