Rapat Pleno Bahas Munas Batal, Golkar Terancam Tidak Ikut Pilkada 2017
Situasi yang terjadi saat ini jelas mengancam kesiapan partai berlambang beringin, bahkan terancam tak bisa ikut pilkada serentak 2017.
POS KUPANG.COM,JAKARTA -- Pengurus DPD I dan II Partai Golkar se-Indonesia mengalami keresahan terkait penundaan berkali-kali terhadap rapat pleno DPP Partai Golkar membahas pelaksanaan Munas Islah.
Situasi yang terjadi saat ini jelas mengancam kesiapan partai berlambang beringin, bahkan terancam tak bisa ikut pilkada serentak 2017.
Politikus Partai Golkar, Bambang Soesatyo menjelaskan, para kader Golkar sudah merasa kemelut partai seharusnya berakhir melalui Munas Islah pada pertengahan April mendatang, sebagaimana kesepakatan rapat harian kepengurusan Riau yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Aburizal Bakrie.
Namun, karena keluarnya putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi kubu Munas Ancol terjadi stagnasi.
Dilanjutkan Bambang, rapat pleno DPP Golkar yang seharusnya dilaksanakan pada Rabu (2/4) mendadak batal digelar.
"Penundaan itu jelas menimbulkan banyak spekulasi. Terutama dari DPD I dan DPD II Partai Golkar se-Indonesia. Mereka khawatir Golkar kembali tidak siap dan bahkan terancam tak bisa mengikuti pilkada serentak putaran kedua pada 2017 karena tahapan pencalonan akan dimulai pada Juni 2016," kata Bambang dalam pernyataannya, Minggu(6/3/2016).
Sebagai salah satu anggota Tim Pemenangan Calon Ketua Umum Partai Golkar Ade Komarudin, Bambang mengaku pihaknya sepakat untuk menyerahkan keputusan sepenuhnya pada kebijakan Aburizal Bakrie.*
Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com atau http://kupang.tribunnews.com
Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang