Saya Ini Anak Hamzah Haz

Anak Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz, Fany Syafriansyah atau yang akrab disapa Ivan Haz diungkap, sebagai seorang politisi yang arogan.

Editor: Alfred Dama
KOMPAS.COM
Politisi PPP Fanny Safriansyah atau Ivan Haz menggelar jumpa pers bersama sejumlah pimpinan fraksi PPP, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/10/2015). 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Anak Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz, Fany Syafriansyah atau yang akrab disapa Ivan Haz diungkap, sebagai seorang politisi yang arogan.

Hal ini dikatakan oleh salah seorang Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Maman Imanulhaq atau Kiai Maman. Ivan Haz yang tak lain politikus PPP itu, ternyata hanya masuk satu kali saja, saat dilantik sebagai anggota DPR.

Ivan selama ini juga tidak menghadiri rapat-rapat anggota DPR. "Pokoknya yang pasti kita dapat keterangan itu. Dia masuk waktu pelantikan saja," kata Kiai Maman, Kamis (25/2/2016).

Menurut Maman, kasus Ivan membuat wajah DPR semakin suram. Apalagi, Ivan menggunakan kekerasan verbal melalui perkataan kepada pembantunya.

Hal itu, kata Maman, terungkap saat MKD melakukan kunjungan ke lokasi pemukulan serta melihat rekaman CCTV Apartemen.

"Melakukan kekerasan dengan arogan. Kalau kawan-kawan dengar kata-katanya mengerikan. 'Kamu tahu tidak siapa saya? Saya ini anggota DPR. Saya ini anaknya Hamzah Haz'. setelah itu dia lakukan kekerasan," imbuh Politikus PKB itu.

Maman menuturkan Ivan Haz telah melakukan pembelaan. Ivan mengaku tidak melakukan kekerasan, tapi Maman melihat hal itu hanya alibi saja. MKD telah membentuk tim panel dengan masa kerja tiga bulan.

Tetapi keputusan MKD dapat lebih cepat bila terdapat tekanan publik. "Dari bukti-bukti dan konfirmasi yang kami dapat, termasuk dari korban dan pengelola apartemen, Ivan tidak bisa mengelak," ungkapnya.

Sekjen PPP Romahurmuziy mengungkapkan, partainya mengacu para peraturan UU MD3 dalam dalam menyikapi kasus yang menjerat Ivan Haz.

"Pada prinsipnya PPP menganut penyikapan dan tindakan terhadap Pak Ivan Haz ini sesuai dengan ketentuan MD3. Di situ ada tahapan-tahapannya," ujar Romy.

Romy membenarkan Ivan Haz, terjaring operasi narkoba. Ia mengaku sudah mengonfirmasi langsung hal tersebut kepada kepolisian.

"Hasil dari penelusuran kami kepada kepolisian memang ada indikasi keterlibatan Ivan Haz," kata Romy.

Beberapa waktu lalu Ivan Haz diamankan aparat saat anggota Pomad menggeledah permukiman Kostrad Tanah Kusir Jakarta Selatan yang awalnya mengamankan tiga oknum TNI diduga terlibat narkoba.

Ketiga oknum TNI itu positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urin yang dilakukan terhadap 146 personil.

Ketiga oknum itu yakni Sertu AS (positif amphetamine dan methampetamine), Kopka Nasikun (positif morphin) dan Kopka B diduga sebagai bandar narkoba dan pihak yang melindungi bandar judi togel bersama Pratu A.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved