Senin, 13 April 2026

Tukang Kredit Pun Bingung jika Kalijodo Jakarta Digusur

Tidak hanya pelaku bisnis prostitusi dan warga Kalijodo yang kebingungan bila kawasan

Editor: Rosalina Woso
Akhdi martin pratama
Pemerintah kota Jakarta Barat membagikan dan menempelkan surat pemberitahuan sosialisasi kepada warga Kalijodo RT 07/10, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada (16/2/2016). 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Tidak hanya pelaku bisnis prostitusi dan warga Kalijodo yang kebingungan bila kawasan tersebut dibongkar dan ditertibkan. Cindy (37 tahun), salah satu pedagang yang menjual barang secara kredit kepada warga di kawasan itu juga turut bingung.

"Sekarang saja sudah banyak yang pergi. Saya bingung harus menagih ke mana," kata Cindy saat ditemui di kawasan Kalijodo, Jakarta Utara, Rabu (17/2/2016).

Cindy mengatakan dia menjual barang-barang keperluan rumah tangga seperti pakaian, seprai, hingga alat elektronik seperti kipas angin dan televisi.

Cindy merincikan, nilai kredit yang belum dilunasi pelanggannya mencapai Rp 20 juta hingga Rp 30 juta. Barang-barang dagangannya dijual secara kredit dan dibayar setiap hari Rp 20.000 hingga Rp 30.000 oleh pelanggannya.

"Setiap hari, setidaknya saya bisa dapat Rp 300.000 dari pelanggan yang membayar kreditnya. Hari ini belum ada sama sekali yang membayar. Hanya jualan pulsa saja yang masih laku," tuturnya.

Cindy menuturkan, beberapa pekerja kafe dan wisma di kawasan Kalijodo yang menjadi pelanggannya beberapa sudah pergi tanpa melunasi utangnya. Dia mengaku hanya bisa pasrah bila kemudian hutang-utang tersebut tidak dilunasi.

Saat ditanya apa rencananya bila kawasan Kalijodo benar-benar dibongkar dan ditertibkan, Cindy mengatakan akan tetap menjual barang secara kredit di tempat lain.

"Saya berjualan di sini sudah 11 tahun. Dulu pertama kali ikut-ikutan teman saja," ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membongkar dan menertibkan kawasan prostitusi Kalijodo dan mengubahnya menjadi ruang terbuka hijau.

Kawasan Kalijodo terdiri atas lima RT di RW 05, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara dan dua RT di RW 010 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. (Kompas.Com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved