Hari Valentine

Valentine Berpotensi Lahirkan Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan

Bagi sebagian pasangan, valentine adalah momentum yang sangat ditunggu untuk mencurahkan kasih sayang

Valentine Berpotensi Lahirkan Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan
Net
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM, SEMARANG -- Bagi sebagian pasangan, valentine adalah momentum yang sangat ditunggu untuk mencurahkan kasih sayang.

Di sisi lain, momentum ini juga berpotensi melahirkan kekerasan seksual terhadap perempuan.

Direktur Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan HAM (LRC KJHAM) Dian Puspitasari mengatakan, valentine menjadi momentum paling ditunggu bagi lelaki tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi bejat kepada kekasihnya.

Yakni, dengan melakukan eksploitasi seksual terhadap pasangannya dengan dalih pembuktian cinta.

"Biasanya jadi modus pemaksaan seksual dengan alasan pembuktian cinta,"katanya.

Karena itu, Dian mewanti-wanti kepada remaja perempuan agar lebih berhati-hati dan tidak berlebihan dalam merayakan valentine dengan kekasihnya.

Sebagaimana halnya momentum tahun baru, menurut dia, pasca valentine, biasanya pihaknya menerima aduan terjadinya kekerasan seksual atau pemaksaan seksual dengan modus yang berbeda-beda saat malam valentine.

"Ungkapkan kasih sayang tanpa kekerasan seksual," pesannya. (Tribun Jateng, Khoirul Muzakki)

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved