Warga Perbatasan RI-RDTL Terserang Diare
Warga perbatasan RI -RDTL di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, TTU terserang diare
POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -Warga perbatasan RI -RDTL di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sejak awal Januari 2016 hingga saat ini diserang wabah diare.
Hal ini dibuktikan dengan penanganan medis yang dilakukan oleh Dinkes TTU, melalui puskesmas setempat terhadap 40 pasien penderita diare. Wabah tersebut diperkirakan lantaran mengalami kekurangan air bersih bagi masyarakat setempat selama musim kemarau.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Dr. Derry Fernandes, M. Kes saat dikonfirmasi Pos Kupang seusai melakukan pertemuan di lantai II kantor Pemda TTU, Rabu (3/2/2016) siang, mengatakan, selama terjadinya anomali iklim dan badai El Nino di Kabupaten TTU, dari sekian banyak puskesmas setempat tidak ditemukan penyakit demam berdarah. Namun yang paling banyak, yakni wabah diare.
"Untuk penyakit demam berdarah tidak ada. Kalau untuk penyakit diare ada 40 kasus dari awal Januari (2016) sampai saat ini, tapi masih bisa diatasi,"ujar Fernandes.
Hingga saat ini, demikuan Fernandes, pihaknya terus melakukan pencegahan dan tindakan atau langkah sedini mungkin. Pasalnya, TTU khususnya di bagian perbatasan sangat mengalami kesulitan air bersih. Hal tersebut dapat mengakibatkan dampak penyakit diare.
"Faktor hiegenis karena air mungkin sedikit, tapi bisa saja paksa dipakai bersama sehingga kotor, "tuturnya.
Fernandes mencontohkan, di Puskesmas Napan, sejak Januari 2016 hingga saat ini banyak pasien penderita diare yang ditangani. Untungnya, fasilitas di puskesmas setempat cukup memadai. Tenaga medis pun tersedia. Ada mobil operasional serta obat-obatan pun mencukupi.
Selain itu, lanjut Fernandes, status Puskesmas Napan yang sebelumnya berstatus puskesmas rawat jalan, sudah berubah menjadi puskesmas rawat nginap.
"Untuk penanganan pasien penyakit diare di Puskesmas Napan tidak ada yang parah. Intinya sampai saat ini pasien diare aman dan masih bisa ditangani,"ujar mantan Dirut RSUD Kefamenanu itu. (abe)
STORY HIGHLIGHTS
Masalah utama kekurangan air bersih
Demam berdarah tidak ada
Pemerintah sigap mengatasi