Kekeringan di NTT
DKP Sikka Siap Mengantisipasi Kekeringan
DKP pun sudah memantau di lapangan jagung yang sudah rusak telah ditanam lagi oleh petani menggunakan bibit mereka
Penulis: Aris Ninu | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Aris Ninu
POS KUPANG.COM, MAUMERE - Dampak dari persoalan perubahan iklim t telah disikapi oleh Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Sikka dengan meminta petani menanam jagung di kebun jagung yang sudah kering dan mati.
DKP pun sudah memantau di lapangan jagung yang sudah rusak telah ditanam lagi oleh petani menggunakan bibit mereka.
Selain itu, DKP sudah mengusulkan ada bibit kacang hijo yang disiapkan oleh pemerintah. Namun bibit itu harus berlabel guna diberikan kepada petani.
Kadis Pertanian dan Perkebunan Sikka, Hengki Sali didampingi Kabid Tanaman Pangan, Kanisius Togo, kepada Pos Kupang, di Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Sikka, Rabu (27/1/2016).
Ia menjelaskan, dalam rapat bersama Bupati Sikka dan DKP Sikka serta semua kepala penyuluh lapangan di Sikka sudah dibahas dan diantisipasi tananam jagung yang terkena puso