Selasa, 21 April 2026

Istana Berharap Golkar Tidak Minta Kursi Menteri Saat Dukung Pemerintah

Akan tetapi, Pramono mengingatkan bahwa partai politik tidak meminta imbal balik saat memberikan dukungan kepada pemerintah.

Editor: Alfred Dama
INDRA AKUNTONO/KOMPAS.com
Sekretaris Kabinet Pramono Anung 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyambut baik jika Partai Golkar akan memberikan dukungan kepada pemerintahan Joko Widodo.

Akan tetapi, Pramono mengingatkan bahwa partai politik tidak meminta imbal balik saat memberikan dukungan kepada pemerintah.

"Kalau ada partai yang mau bergabung atau beri dukungan, pemerintah dengan senang hati (menerima). Akan tetapi, yang penting, jangan kemudian meminta jabatan kementerian," kata Pramono di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (8/1/2016).

Pramono mengatakan, penunjukan menteri merupakan hak prerogatif Presiden.

Penunjukan menteri akan dilakukan berdasarkan kebutuhan kabinet yang dibentuk Presiden, bukan atas tekanan pihak tertentu.

"Tentunya, (Presiden) yang paling mengetahui siapa yang akan diajak bergabung atau tidak," ujarnya.

Terkait konflik kepengurusan Partai Golkar, Pramono menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin mencampuri hal tersebut.

Pemerintah, kata Pramono, menyerahkan penyelesaian masalah pada mekanisme Partai Golkar.

"Pemerintah tidak ingin ikut campur persoalan atau konflik, perbedaan pandangan dan pendapat yang terjadi di Golkar. Pemerintah tidak ingin dalam ruang itu," ucap Pramono.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved