Rabu, 15 April 2026

PDAM Tirta Lontar Jual Air ke PDAM Kota Kupang

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar Kabupaten Kupang akan menjual air kepada PDAM Kota Kupang.

Penulis: Julius Akoit | Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar Kabupaten Kupang akan menjual air kepada PDAM Kota Kupang.

Lalu PDAM Kota Kupang mendistribusikan kepada pelanggan di Kota Kupang.

"Direncanakan, kerjasama penjualan air ini akan dikukuhkan lewat penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PDAM Tirta Lontar dengan PDAM Kota Kupang," jelas Johni Otemusu, usai dilantik jadi Dirut PDAM Tirta Lontar, Sabtu (19/12/2015) siang.

Kerjasama itu, lanjut Otemusu, akan dilakukan di Kelurahan Manulai 2, Kota Kupang. Jika hasil kerjasama jadi lancar dan bagus, akan ditingkatkan dengan pelayanan kepada semua kelurahan di Kota Kupang.

"Caranya, kami jual air dengan harga tertentu. Lalu PDAM Kota Kupang beli dari kami lalu menjual dengan selisih harga lebih ke pelanggan. Selisih harga itu menjadi keuntungan dan pemasukan bagi PDAM Kota Kupang," jelas Otemusu.

Penjualan air itu, lanjut Otemusu, akan dikontrol lewat sebuah meteran air terpasang. Sehingga berapa jumlah kubik air yang terdistribusi bisa terpantau.

Ia menolak memaparkan berapa besar rupiah per kubik air. Alasannya masih dalam proses pembicaraan intensif dengan PDAM Kota Kupang. Diharapkan, akhir Januari 2015, MoU sudah ditandatangan.

"Saya minta masalah ini jangan diseret-seret ke wilayah politik. Kita fokus urus air untuk kemaslaatan hidup banyak orang," pinta Otemusu.

Ia juga berjanji akan memperluas ekspansi usaha ke sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Kupang. Ini dibuktikan dengan pemasangan jaringan pipa di Penfui, Bolok dan Tarus.

"Saya janji akhir jabatan saya nanti setidaknya 60 persen warga Kabupaten Kupang sudah mendapat pelayanan air bersih lewat PDAM Tirta Lontar," kata Otemusu.

Sebelumnya harian ini memberitakan, Ady Koroh, Sekretaris Fraksi PKPI di DPRD Kabupaten Kupang mendesak PDAM Kabupaten Kupang untuk mengurus pelanggan di luar kota. Sebab Dewan telah setuju menyuntik dana penyertaan modal sebesar Rp 5 miliar.

"Jangan cuma urus berkelahi saja dengan Pemkot Kupang soal aset. Tapi fokus urus pelanggan, terutama pelanggan di luar kota, yang nota bene adalah warga Kabupaten Kupang," tandas Koroh, Jumat (11/12/2015) pagi.

PDAM juga diminta membenahi jaringan pipa air minum di Oelamasi, ibukota Kabupaten Kupang dan wilayah sekitar.

"Warga di Oelamasi ambil air di sumur. Bahkan ada warga Oesusu yang beli air dari motor ojek Ini sangat aneh, PDAM Kabupaten Kupang yang begitu besar, cuma urus pelanggan di kota Kupang, yang nota bene warga Pemkot," jelas Koroh.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved