Semen Menghilang dari Kupang
Sudah tiga pekan terakhir stok Semen Kupang di Kabupaten Kupang 'menghilang'. Bahkan semen dari luar seperti Semen Tonasa, Semen Tiga Roda dan Semen B
Penulis: Julius Akoit | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit
POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Sudah tiga pekan terakhir stok Semen Kupang di Kabupaten Kupang 'menghilang'. Bahkan semen dari luar seperti Semen Tonasa, Semen Tiga Roda dan Semen Bosowa juga hilang dari sejumlah toko bangunan.
"Sudah 3 minggu Pak, semen hilang. Kalau kami dapat, itu pun dengan harga nyaris dua kali lipat yakni Rp 65.000 per zak dari harga normal Rp 46.000 per zak," keluh Oma Lutu Abu Ryana, salah satu kontraktor asal Kabupaten Kupang, Senin (14/12/2015) pagi.
Oma Lutu juga sempat curhat di akun Facebooknya. Ia menduga ada mafia yang mengendalikan tata niaga semen di Kota Kupang dan sekitarnya.
"Heran, masak di Kupang ada pabrik semen, tapi stok semen hilang dari toko-toko penyalur. Jangan-jangan ada mafia," tukas Oma Lutu.
Penjelasan senada juga disampaikan Ketua Gapeksindo Kabupaten Kupang, Jerry Manafe. Ia mengatakan sejumlah kontraktor sudah mengadu kepadanya tentang kelangkaan semen di Kabupaten Kupang dan sekitarnya.
"Bukan cuma di Kabupaten Kupang, di Kota Kupang juga tidak ada. Kalau dapat, harganya dua kali lipat dari harga normal," kata Manafe.
Ia menduga ada mafia yang mengendalikan peredaran semen. Mungkin juga, semen di Kupang, diselundupkan ke Timor Leste. Sebab, kata Manafe, sangat lucu kalau di Kupang ada pabrik semen tetapi stok semen habis sama sekali.
"Gapeksindo mendesak Kantor Dinas Perindag NTT dan instansi terkait untuk melakukan pengecekan di sejumlah gudang. Sebab kemungkinan ditumbun oleh oknum penyalur semen," pinta Manafe.
Kelangkaan semen, kata Manafe, memilik efek deret kartu domino. Dan akan makan korban banyak pihak.
"Sebab kontraktor sudah terlanjur teken kontrak kerja dan sudah setengah jalan pekerjaannya. Lalu tiba-tiba harga semen selangit, tentu kontraktor tidak berani kerja. Ia akan berhenti sementara. Sebab mau ambil dana ekstra dari mana untuk tebus harga semen yang selangit," jelas Manafe.
Selain itu juga berpengaruh kepada masa kontrak kerja. Sebab jika dihentikan karena semen langka dan harganya mahal, juga berdampak pada pembayaran upah tukang dan buruh.
"Ini juga bisa berdampak pada temuan dari pihak yudikatif. Wah, bisa banyak kontraktor yang masuk penjara," katanya mengingatkan.
Pantauan Pos Kupang di sejumlah toko dan agen penyalur semen di Kabupaten Kupang, stok semen sudah kosong sama sekali.
"Sudah tiga minggu habis Pak. Kalau nanti ada, tentu harganya jadi mahal," tukas pemilik Toko Berkat Anda di Kelurahan Tarus, Kupang Tengah.