Dirlantas: 'Tidak Semua Polisi Baik'

Menanggapi aksi pungli ini, Kepala Subdirektorat Pendidikan dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Agustin S meminta masyaraka

Editor: Alfred Dama
KOMPAS.com
Cuplikan video ulah polisi yang menawarkan titip tilang kepada pengendara yang disebar di jejaring Youtube. 

Dalam rekaman memperlihatkan sopir mobil yang diberhentikan polisi bertanya terkait tidak dipakainya surat tilang.

Polisi memakai rompi hijau tersebut menawarkan diri untuk dititipkan uang denda tilang sopir.

"Kalau pake surat tilang, SIM nya diambil. Makanya itu kalau mau dibantu saya tulis di sini terus dibayarin ke BRI," kata polisi.

"Jadi bapak yang bayar?," tanya sopir.

"Iya. Kalau pakai surat ini (tilang warna merah), SIM-nya (Surat Izin Mengemudi) diambil," jawab polisi lagi.

Mendengar jawaban tersebut, sopir menanyakan surat tilang warna biru. Namun polisi menjawab tak ada.

Tak berselang lama, polisi meminta penumpang untuk tidak memfoto dirinya. Setelah itu, sopir tampak memberikan uang ke polisi tersebut.

"Dan ini udah," kata sopir sambil memberikan uang.

Namun, polisi masih meminta penumpang dalam mobil untuk menghapus foto dirinya.

Setelah itu terjadi cekcok mulut antara polisi dengan sopir dan penumpang dalam mobil tersebut.

Bahkan, salah satu penumpang berteriak dan mengaku sebagai dosen Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung.

"Kami dosen pak, kami dosen, dosen UNPAD. Saya dari UNPAD. Saya masukan YouTube bapak," ancam penumpang.

Polisi tampak masih tak puas. Sopir pun berulang kali menyebut bahwa sudah memberikan uang kepada polisi tersebut.

"Apa pak? Kenapa pak? Bapak sudah ambil uangnya," kata sopir.

Polisi kembali berbicara dan meminta SIM sopir tersebut. Namun sopir menolak. "SIM apalagi? Bapak tadi sudah tilang kan," kata sopir.

"Ya udah sini (SIM-nya)," timpal polisi.

Polisi tersebut lalu menanyakan hubungan antara dosen di Unpad tadi. "Profesor ini anak saya ini," kata penumpang lainnya.

Polisi dan sopir kembali berdebat soal SIM dan uang yang sudah diberikan.

Hingga akhirnya polisi mengembalikan uang yang sudah diberikan sopir dan polisi menjauh dari mobil.(Kompas.com/Tribunnews)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved