Jumat, 10 April 2026

Suami-Isteri Harus Jadikan Bidan Seperti Keluarga Sendiri

Peranan seorang bidan desa sangat penting dalam memantau dan menangani ibu hamil. Karena itu, setiap keluarga, suami atau isteri harus bisa menjadika

Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/EDY BAU
Peserta sosialisasi tentang bahaya merokok bagi ibu hamil dan balita di Aula Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Rabu (25/11/2015). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Peranan seorang bidan desa sangat penting dalam memantau dan menangani ibu hamil. Karena itu, setiap keluarga, suami atau isteri harus bisa menjadikan bidan seperti keluarga sendiri.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Heni Nahak, ketika membawakan materinya pada acara sosialisasi tentang bahaya merokok bagi ibu hamil dan balita di Aula Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Rabu (25/11/2015).

Menurutnya, tugas seorang bidan desa adalah untuk memantau setiap perkembangan ibu hamil sehingga mengetahui secara pasti perkembangan janin dan bisa memberikan penanganan yang pasti.

"Jadikan bidan seperti keluarga sendiri, selalu konsultasi secara teratur atau paling tidak menerima kedatangan bidan kapan pun," katanya.

Dijelaskannya, dengan program pemerintah revolusi KIA, semua persalinan harus dilakukan di fasilitas kesehatan, suami harus aktif mendampingi isteri dan fasilitas kesehatan harus memadai.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved