Temuan WVI Kupang, Bidan Layani KIA di Bawah Pohon Beringin
Pelayanan dasar Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) oleh para bidan belum maksimal.
Penulis: Julius Akoit | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang, Julius Akoit
POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Pelayanan dasar Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) oleh para bidan belum maksimal. Misalnya pelayanan masih di bawah rindang pohon beringin, meminjam teras rumah warga serta minimnya dukungan peralatan pelayanan kesehatan.
Hal ini terungkap dalam dialog warga dengan DPRD dan Pemkab Kupang. Suara dan pendapat warga didengar untuk peningkatan akuntabilitas pemerintah dalam hal layanan kesehatan ibu dan anak. Dialog ini diselenggarakan oleh WVI Kupang di Kantor Bupati Kupang, Kamis (22/10/2015).
"Kami masih pinjam teras rumah warga untuk memberikan pelayanan dasar KIA. Bahkan ada teman bidan yang berikan pelayanan di bawah rindang pohon beringin," ungkap Ny. Dince Bois, salah satu fasilitator KIA asal Desa Camplong 2, Kecamatan Fatuleu.
Selain itu persediaan obat-obatan sangat terbatas dan dukungan peralatan penunjang seperti alat timbang dan alat ukur juga terbatas bahkan sudah tua.
Keluhan senada juga disampaikan Ny. Marses, salah satu fasilitator layanan dasar KIA di Desa Taebenu. Ia mengungkapkan bidan yang bertugas di Posyandu sering 'menghilang'. Setelah dicek, ternyata bidan tersebut diberi tugas ganda untuk melayani proses kelahiran di klinik bersalin di Puskesmas. (*)