Kran Air ke Pantai Pede Mubazir
Sampai pertengahan Bulan Oktober 2015 ini, krisis air bersih belum berakhir di Kota Labuan Bajo
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Marsel Ali
Laporan Wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus
POSKUPANG,COM, LABUAN BAJO - Saluran air bersih ke kawasan Pantai Pede Labuan Bajo mubazir. Hal itu terbukti dari tidak adanya air yang mengalir lewat kran air yang sudah dibangun di lokasi itu.
Pantauan Pos Kupang, Minggu (18/10/2015) pagi, bangunan kran air itu terletak di dekat pintu masuk, tepat di salah satu sudut lapangan yang biasa digunakan untuk bermain bola sepak oleh warga. Dua buah gawang masih terpasang pada dua sisi lapangan tersebut. Sampah-sampah berserakan di kawasan pantai itu.
Sampai pertengahan Bulan Oktober 2015 ini, krisis air bersih belum berakhir di Kota Labuan Bajo. Kondisi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun.
Selain terbatasnya jumlah mata air dan menyusutnya pasokan air akibat musim kering juga karena dugaan makin maraknya pencurian air bersih.
Pencurian air bersih oleh sejumlah oknum di ibu kota Kabupaten Mangarai Barat (Mabar) itu dengan cara melubangi pipa induk air bersih, lalu membuat saluran pribadi ke rumah pribadi. Bahkan air hasil curian itu dijual kepada sejumlah mobil tangki untuk dijual kembali kepada warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kran-air-mubazir-di-pantai-pede_20151018_151016.jpg)