Bupati Ende Resmikan Syuradikara Swalayan
Syuradikara Swalayan kini hadir di Kota Ende. Kehadiran swalayan ini ditandai acara peresmian oleh Bupati Ende, Ir. Marsel Petu, Jumat (21/8/2015).
POS KUPANG.COM, ENDE -- Syuradikara Swalayan kini hadir di Kota Ende. Kehadiran swalayan yang terletak di Jalan W J Johanes itu ditandai acara peresmian oleh Bupati Ende, Ir. Marsel Petu, Jumat (21/8/2015).
Acara ini dihadiri Ketua DPRD Ende, Herman Yoseph Wadhi, yang juga almuni Syuradikara, Kepala SMAK Syuradikara, Pater Stefanus Sabon Aran, SVD, para guru SMAK dan SMK Pariwisata Syuradikara, para pengurus koperasi di Kota Ende dan siswa/i SMAK maupun SMK Pariwisata Syuradikara-Ende serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Silvester Keu, S.Pd selaku Ketua Koperasi Syuradikara-Ende, mengatakan, Kopdit Syuradikara merupakan salah satu lembaga keuangan mikro. Pada akhir tahun buku 2015 mendatang, kopdit ini akan memasuki umur 26 tahun, dengan jumlah anggota 1.755 orang dan asset Rp 14.983,289,369.
Kopdit ini, kata Silvester, berusaha membuka hasil riil sebagai asset produktif dalam bentuk koperasi serba usaha (KSU) yang di dalamnya terdiri dari beberapa unit usaha, yakni Syuradikara Swalayan yang menyiapkan berbagai kebutuhan pokok, grosiran untuk membantu anggota yang memiliki usaha kios, sewa aula, mengumpulkan dan memasarkan komoditi anggota, dan angkringan untuk anggota yang memiliki keterampilan memasak sepanjang koridor gedung ini. Saat ini unit usaha yang siap beroperasi adalah Syuradikara Swalayan.
Sumber dana pembangunan Gedung Syuradikara Swalayan serta isinya adalah penyertaan modal Lembaga Kopdit Syuradikara dan penyertaan anggota yang sudah dan akan menjadi anggota KSU Syuradikara.
Dikatakan Silvester, Kopdit Syuradikara telah membuktikan bahwa gunung besar dan megah yang ada adalah mimpi para pendiri, pengurus dan anggotanya. Keanggotaan Kopdit dan KSU tidak hanya terbatas pada ruang lingkup pendidikan dan komunitas Syuradikara, tetapi terbuka untuk siapa saja yang mau bergabung sesuai dengan prinsip dan kultur koperasi.
"Prinsip kekeluargaan dan semangat aku susah kau bantu, dan kau susah aku bantu berlaku di Kopdit dan KSU Syuradikara, yang menembusi berbagai sekat agama, ras, dan budaya," kata Silvester.
Bupati Ende, Ir. Marsel Petu, mengatakan, kehadiran Syuradikara Swalayan sebagai unit usaha unggulan KSU Syuradikara yang didukung Kopdit Syuradikara menunjukkan pengurus koperasi ini setiap saat berupaya melakukan inovasi-inovasi bagi pengembangan koperasi ini.
Dikatakannya, kehadiran Syuradikara Swalayan ini menjadi bukti nyata kepedulian sektor swasta dalam hal ini manajemen Koperasi Syuradikara untuk ikut membantu pemerintah daerah dalam menumbuhkan dan menggairahkan roda perekonomian di Kabupaten Ende. (rom)