Breaking News
Senin, 11 Mei 2026

Digelar Pameran Batu Akik Flores Lembata

Animo masyarakat Flores dan Lembata untuk memburuh batu akik menggeliat akhir-akhir ini. Meski demikian masih banyak masyarkat Flores- Lembata belum m

Tayang:
Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/MUHLIS AL ALAWI
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Animo masyarakat Flores dan Lembata untuk memburuh batu akik menggeliat akhir-akhir ini. Meski demikian masih banyak masyarkat Flores- Lembata belum mengenal potensi alamnya sendiri.

Karena itu, penggila batu akik Maumere yang tergabung di dalam komunitas batu akik Sikka berinisiatif mempromosikan kekayaan alam Flores Lembata itu dengan menggelar pameran Batu Akik di Maumere.

Pameran batu akik selain mendukung pariwisata Flores dan Lembata, juga untuk memperkenalkan kepada dunia luar kekayaan batu akik Flores dan Lembata.

"Ende, Manggarai, Flotim dan Lembata sudah mengkonfirmasi akan hadir dalam pameran ini. Kita buka pameran sejak tanggal 9 Agustus 2015 hingga tanggal 12 Agustus. Tetapi waktu bisa diperpanjang jika pengunjung banyak," kata Hasan Basri, pemilik Warkop Batu Akik di Pusat Galeri dan Makanan Lokal Sikka, Kamis (6/8/2015).

Tri Winarno, Ketua Komunitas Batu Akik Sikka melalui Hasan Basri mengatakan, pameram terbuka untuk umum. Batu akik dari luar Flores dan dari luar NTT juga diperkenankan untuk ikut dalam pameran.

"Kan ada pendatang dari luar. Mereka bisa tahu kekayaan batu akik Flores ini lewat pameran," kata Hasan Basri.

Dijelaskannya, pameran itu merupakan pertama dan terbesar yang pernah digelar di Flores dan Lembata. Karena itu, harapnya agar kekayaan batu akik setiap kabupaten bisa dipamerkan.

Kabid Kemitraan Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka, Mikhael Mane mendukung penuh inisiatif komunitas batun akik Maumere.

Pameran itu, kata Mane sangat mendukung promosi pariwisata Kabupaten Sikka. Sekaligus bisa mengetahui pemetaan kekayaan Batu Akik Sikka.

Munculnya penggila Batu Akik Sikka, kata Mane membuka kesadaran masyarakat akan kekayaan alam di sekitar mereka selama ini.

"Pengrajin Batu Akik menjadi lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Sikka. Juga menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat," kata Mane.
Dikatakan Mane, beberapa wilayah Sikka yang memiliki potensi batu akik antara lain Pantai Selatan Sikka di Paga, Tanawawo, Kecamatan Magepanda dan Talibura.

"Dengan pameran ini kita bisa petakan kekayaan dan potensi Batu Akik wilayah kita," ujar Mane.

Ditambahkannya, pameran itu juga untuk menyemarakkan perayaan 17 Agustus nanti.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved