Jumat, 24 April 2026

Tragedi Angeline

Hotma: Margriet Sedih dan Heran karena Dijadikan Tersangka

Margriet Christina Megawe (60) mengaku sedih dan heran saat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan anak angkatnya, Engeline (8), oleh Pol

Editor: Alfred Dama
KOMPAS.com/SRI LESTARI
Hotma Sitompoel 

POS KUPANG.COM, DENPASAR -- Margriet Christina Megawe (60) mengaku sedih dan heran saat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan anak angkatnya, Engeline (8), oleh Polda Bali. Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Margriet, Hotma Sitompoel, setelah menemui Margriet di Polda Bali.

"Dia cuma sedih, heran, kenapa dia dijadikan tersangka pembunuhan? Dia bertanya kenapa dipersalahkan seperti itu? Saya mau ingatkan kepada masyarakat nih, bukan mengancam, hati-hati, nanti pelaku utama bisa bebas atau ringan (hukumannya) dan (kesalahannya) dilimpahkan kepada orang lain," ujar Hotma, Senin (29/6/2015).

Dalam kasus pembunuhan Engeline, Polresta Denpasar menetapkan Agus Tay Hamba May (25), pembantu Margriet, sebagai tersangka. Kemarin, Minggu (28/6/2015), Polda Bali menetapkan Margriet sebagai tersanka dalam kasus yang sama.

Hari ini, Margriet seharusnya menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka pembunuhan. Namun, dia menolak diperiksa. Kuasa hukumnya mendukung sikap Margriet untuk tidak menandatangi Berita Acara Pemeriksaan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved