10 Pemain Ini Bakal Menjadi Sorotan di Piala Eropa U-21
Pasalnya, kompetisi ini kerap menjadi ajang jual diri para pemain muda untuk memperlihatkan
Ia tampil sebatas di laga-laga kompetisi Piala Raja dan Liga Champions, sementara koleganya Claudio Bravo berada di bawah mistar gawang pada rangkaian musim La Liga.
Itu bukan hal buruk sebetulnya, karena dengan itu Stegen justru terlihat betul peningkatan kemampuannya dan bahkan tampil kompeten di setiap laga, khususnya Liga Champions.
Sebagai penjinak ancaman yang handal, ia memimpin wilayah kekuasaannya dengan tegas dan mengembangkan kemampuan untuk memainkan bola dari belakang untuk menjadi pemantik awal serangan.
Banyak orang meramalkan dia sebagai penerus sah jejak Manuel Neuer di tim senior Jerman dan tentu akan menyenangkan menyaksikan dia di turnamen ini, mengembangkan diri sebagai tulang punggung negaranya.
John Stones - Bek tengah, 20 tahun, Inggris/Everton
Inggris memiliki salah satu generasi pemain bertahan yang cukup baik kali ini dengan adanya Calum Chambers (Arsenal) dan Carl Jenkinson (Arsenal), namun salah satu pemain lain yang telah merasakan atmosfer kompetisi senior adalah bek Everton, John Stones.
Stones boleh jadi merupakan pemain bertahan potensial yang telah disepuh dengan baik saat ini, ia bermain dengan penuh kedewasaan meski masih berusia 20 tahun dan menjadi salah satu pemain yang bersinar di musim buruk tim asuhan Roberto Martinez.
Ia pembaca permainan yang baik dan sama tangguhnya dalam duel baik di darat maupun udara.
Stones merupakan pemain bertahan yang kokoh, yang akan meningkatkan level pertahanan tim Inggris U-21 secara nyata dengan siapapun ia diduetkan, baik itu Liam Moore (Leicester), Ben Gibson (Middlesbrough) maupun Michael Keane (Burnley).
Penampilan yang baik di turnamen ini bakal menjadi tiket untuk jadwal rutin Stones di tim senior.
Domenico Berardi - Penyerang, 21 tahun, Italia/Sassuolo kepemilikan bersama Juventus
Salah satu talenta berbakat yang harus disaksikan dalam beberapa pekan ke depan adalah Domenico Berardi.
Ia adalah satu dari sekian banyak bakat yang dibawa Italia saat ini dan berbekal catatan mengagumkan di kompetisi Liga Italia Seri A dalam beberapa musim terakhir.
Pada 2013/2014 ia mencetak 16 gol dari 29 kali penampilan bersama Sassuolo, dengan rataan satu gol tiap 136,4 menit, dan merupakan catatan terbaik di antara semua kontestan Piala Eropa U-21 2015.
Berlanjut ke musim 2014/2015, bersama tim medioker Sassuolo yang finis di urutan 12, Berardi melanjutkan kesuburannya dengan menyarangkan 15 gol dari 32 kali penampilan.
Namun catatan itu kian dipertajam dengan tambahan 10 kiriman assist yang ia miliki, menempatkan dirinya di daftar pemilik assist terbanyak liga bersama Marek Hamsik (Napoli), Franco Vasquez (Italia), Paulo Dybala (Palermo kini dibeli Juventus) dan Miralem Pjanic (Roma).
Memiliki gaya bermain yang gemilang dan positif, Berardi diberkahi pergerakan licin dan kemampuan mencetak segala jenis gol.
Ia bisa bermain di sisi lapangan namun lebih mumpuni dari area tengah.
Berardi adalah penyerang lengkap yang berpotensi membawa kejayaan untuk Gli Azzurri pada kompetisi ini.