Ini Kisah Pengakuan Wanita Pencandu Konten Dewasa
Siapa sangka Oghosa Ovienrioba (22), yang memiliki gaya trendi dan bergelar sarjana hukum, ternyata sempat menyimpan sebuah rahasia selama delapan tah
Sebenarnya, ketika berusia 18 tahun dan menjalin hubungan dengan seorang pria, Ovienrioba merasa keinginan menonton film dewasa mulai berkurang.
Namun, saat hubungan tersebut gagal di tengah jalan dan dia kembali tanpa pasangan, keinginan menonton film porno kembali menyerang dan kian susah untuk dikendalikan.
"Selama dua sampai tiga tahun, aku menonton film dewasa seperti kebutuhan sehari-hari, dan dapat melakukan masturbasi lebih dari 6 kali dalam sehari, sampai aku tak melihat orang sebagai orang biasa. Mereka bagaikan obyek seks bagiku," pungkasnya.
Namun, hidupnya mengalami perubahan semenjak para sahabat dekat mencoba memberikan nasihat dan membantunya untuk mendapatkan pertolongan lewat pendekatan agama.
"Aku berbicara kepada sahabatku mengenai kecanduanku, dan itu langkah awal yang sangat melegakan. Sebagai orang yang beragama, kamu harus dapat mengontrol apa yang ada di hatimu lewat apa yang kamu lakukan dan lihat," tutur Ovienrioba.
"Banyak orang yang berpikir bahwa wanita tak mungkin kecanduan pornografi. Tentu saja itu salah. Sebenarnya, hal tersebut adalah masalah bagi kedua jender. Aku harap aku dapat menolong orang di luar sana. Berbicara mengenai masalahmu adalah langkah awal," urainya.
Kini, untuk menghindari dan meredam keinginan menonton film dewasa, Ovienrioba memilih untuk menghindari buku, lagu, atau film yang mengandung unsur-unsur seksual. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi-pornografi_20180618_124424.jpg)