Rabu, 8 April 2026

Bupati Marsel Gunakan Segala Cara Cegah Dokter Tinggalkan Ende

Bupati Ende, Ir. Marsel Petu mengharapkan 21 orang dokter internship tidak pulang dari Ende.

Editor: Kanis Jehola

POS KUPANG.COM, ENDE -- Bupati Ende, Ir. Marsel Petu mengharapkan 21 orang dokter internship tidak pulang dari Ende. Sebab, keberadaan mereka sangat dibutuhkan demi peningkatan derajat kesehatan di Kabupaten Ende yang hingga saat ini belum terlalu baik.

Harapan itu disampaikan Bupati Marsel saat bertatap muka dengan 21 orang dokter internship yang akan bertugas di Kabupaten Ende, di rumah jabatan Bupati Ende, Jumat siang (27/2/2015).

Bupati Marsel mengatakan, sejak dia menjabat sebagai anggota DPRD Ende, menjadi Ketua DPRD dan saat ini menjabat sebagai Bupati Ende, jarang ada dokter yang mau tetap bertugas di Ende setelah masa penugasan mereka selesai. Selesai masa tugas, para dokter langsung kembali ke daerah masing-masing.

"Dokter PTT misalnya, mereka langsung kembali ke daerah mereka ketika masa penugasan sudah selesai. Saya berharap kalau bisa dokter internship ada yang mau tetap bertugas di Ende ketika masa penugasan sudah selesai. Tidak hanya satu atau dua orang, kalau bisa semua yang ada karena daerah ini masih kekurangan tenaga dokter," kata Bupati Marsel.

Sambil bergurau, Bupati Marsel mengatakan, dia akan menggunakan segala cara untuk mencegah agar dokter internship tidak kembali lagi setelah masa penugasan selesai.

"Bagi yang cowok mungkin bisa berjodoh dengan cewek yang ada di Ende, begitupun sebaliknya. Kami memang kulit hitam tapi hati kami lembut. Ibarat kereta api walaupun hitam tapi banyak yang menanti," kata Bupati Marsel yang langsung disambut gelak tawa para dokter internship.

Sekda Kabupaten Ende, dr. Agustinus G Ngasu, M.Kes mengatakan, program dokter internship merupakan proses pentatapan muka profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan secara terintegrasi, komprehensif, mandiri serta menggunakan pendekatan dokter keluarga dalam rangka pemahiran dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktik lapangan.

Selama berada di Ende, jelas dr. Agustinus, para dokter internship akan menjalankan masa praktiknya selama delapan bulan di RSUD Ende dan empat bulan di puskesmas. Peserta program internship ini berasal dari beberapa lulusan kedokteran, di antaranya Universitas Indonesia, UGM, Atmajaya dan USU.

"Peserta program internship adalah dokter yang baru lulus program studi pendidikan dokter yang akan menjalankan praktik kedokteran, dan mengikuti pendidikan dokter spesialis. Para dokter ini telah dibiayai oleh kementerian untuk menjalankan masa tugas dan praktiknya di Kabupten Ende. Tahun ini Ende mendapatkan jatah 21 orang," kata dr. Agustinus.

Hadir pada acara tatap muka Wabup Ende, Djafar Achmad, Sekda Ende, dr. Agustinus Ngasu, Asisten I Setda Ende dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Ende, Martinus Satban, Sekretaris Dinkes Ende, dr. Muna Fatma, Direktris RSUD Ende, dr. Nelly Pani dan kabid di Dinkes Ende dan kepala puskesmas di Kota Ende. (rom)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved