Penyebrangan Feri Labuan Bajo Ditutup, Belasan Kendaraan Tertahan
Penyebrangan kapal feri rute Labuan Bajo-Sape (NTB) maupun sebaliknya, ditutup mulai Hari Sabtu (21/2/2015) akibat cuaca buruk berupa hujan lebat dise
Laporan Wartawan Pos Kupang, Servatinus Mammilianus
POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Penyebrangan kapal feri rute Labuan Bajo-Sape (NTB) maupun sebaliknya, ditutup mulai Hari Sabtu (21/2/2015) akibat cuaca buruk berupa hujan lebat disertai angin kencang serta gelombang tinggi.
Selain lintasan Labuan Bajo-Sape, juga lintasan Labuan Bajo-Wae Kelo (Sumba Barat Daya) pulang-pergi ditutup serta Labuan Bajo-Bira (Sulawesi).
Supervisi Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP) Labuan Bajo, Sigid Purnomo, membenarkan itu saat dikonfirmasi Pos Kupang, Hari Sabtu itu.
"Penyebrangan feri mulai hari ini (Sabtu, Red) ditutup karena angin kencang dan gelombang tinggi disertai hujan. Bahkan di Sape ada rumah warga di seputaran pelabuhan yang roboh akibat angin kencang," kata Sigid.
Dia menjelaskan, khusus untuk cuaca di Bira pihaknya belum mendapatkan informasi pasti, tetapi bila melihat kondisi cuaca di Labuan Bajo maka penyebrangan Labuan Bajo-Bira pun belum bisa dilakukan.
"Apa lagi Labuan Bajo-Sumba kondisi cuacanya sangat tidak memungkinkan. Untuk Bira-Labuan Bajo memang rencana jadwal penyebranganya tanggal 22 Februari 2015 ini. Tetapi kalau melihat kondisi cuaca di Labuan Bajo maupun di Sape dan Sumba maka penyebrangan Birapun tidak bisa dilakukan," kata Sigid.
Dia mengaku tidak mengingat persis data kecepatan angin dan tinggi gelombang seperti yang diinformasikan oleh Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Kepada para calon penumpang pihaknya berharap agar sama-sama memahami kondisi yang terjadi karena penyebrangan ditutup demi untuk keselamatan bersama akibat faktor alam.
Saat ini ada belasan kendaraan seperti mobil ekspedisi dan truk dari berbagai daerah di Flores tujuan Sape, Bima, Mataram, Denpasar dan Pulau Jawa tertahan di Labuan Bajo sambil menunggu dibukanya kembali penyebrangan feri.
Sejumlah kendaraan tersebut, terdiri dari 13 unit berukuran besar, 2 unit yang sedang dan 2 unit berukuran kecil.
Penyebrangan feri ditutup sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan atau sampai kondisi cuaca membaik.
Untuk diketahui, hujan angin di Labuan Bajo mulai berlangsung sejak Hari Jumat (20/2/2015). Hingga Sabtu kemarin hujan angin masih terjadi.*
Ikuti Terus Berita Terbaru di http://kupang.tribunnews.com
silahkan
Like www.facebook.com/poskupang.online
Follow https://twitter.com/poskupang