Kiprah Organisasi Gafatar

Gafatar: Kami Bukan ISIS

Ketua DPD Gafatar NTT, Ari Cahyono, menegaskan, Ormas Gafatar bukan ormas yang mengatasnamakan agama tertentu, bukan Issis atau Kelompok Algaidah.

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Ketua DPD Gafatar NTT, Ari Cahyono, menegaskan, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gafatar bukan ormas yang mengatasnamakan agama tertentu. Gafatar bukan ISIS, bukan kelompok Alqaidah, apalagi OPK. Gafatar adalah ormas yang hadir untuk mewujudkan nusantara damai sejahtera.

Penegasan Ari Cahyono disampaikan saat mendatangi Redaksi Pos Kupang, Selasa (11/11/2014) pagi. Ari didampingi tiga  pengurus Gafatar, yaitu Asary Mikaya, Febri Triaryanto dan Fatoni. Gafatar, demikian Ari, tidak ada kaitannya dengan politik, apalagi terkait dengan kelompok teroris.

"Visi Gafatar mewujudkan tata kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera di bawah naungan Tuhan Yang Maha Esa," tegas Ari.

Ia menjelaskan, hingga kini sudah terdata 170 orang anggota Gafatar tersebar di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Sumba Timur, Sikka dan Lembata.  Anggota Gafatar menganut berbagai macam agama yang diakui di Indonesia.

Pengurus Gafatar NTT, Fatoni menjelaskan, selama dua tahun terakhir ini, Gafatar telah melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat di bidang kehidupan sosial, budaya, pendidikan dan lingkungan. 

Kegiatan sosial seperti pelatihan dan sosialisasi gratis tentang kesehatan, pengobatan gratis. Tentang lingkungan  menanam pohon. Bidang pendidikan memberi  pelatihan gratis. Bahkan di Kampung Tublopo, TTS, Gafatar telah mendirikan Kampung Pancasila.

Ari mengakui tujuan Gafatar melakukan semua itu karena ingin bangsa dan rakyat Indonesia, termasuk di NTT, ini lebih mandiri dan percaya diri. 

"Tapi bagaimana bangsa ini mau percaya diri jika kami anak bangsa menjadi susah melakukan kegiatan positif  dan bermanfaat bagi masyarakat. Gafatar menjunjung tinggi ideologi Pancasia. Ideologi kebenaran dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa," tegas Ari.
                                

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved