Pelantikan Presiden

Gibran Sewot Tanggapi Isu Anak Haram

Jokowi menjelaskan sedikit persiapan mereka jelang pelantikan. Setelah menjelaskan beberapa hal, Jokowi meminta ketiga anaknya keluar.

Editor: Benny Dasman

POS KUPANG.COM, JAKARTA - Anggota keluarga besar Joko Widodo - Iriana sedang bersuka-cita. Wajar karena Jokowi resmi menjabat sebagai pembesar nomor satu di Indonesia, jadi presiden. Namun tidak demikian dengan Gibran Rakabuming Raka, anak sulungnya.

Gibran, demikian dia disapa, tampak kurang gembira, Senin (20/10) pagi. Beberapa jam menjelang pelantikan Jokowi - Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden, dia justru murung menghadapi suasana di rumah dinas gubernur DKI, yang dipenuhi pekerja media.

Awalnya, pria kelahiran Solo, 1 Oktober 1987 itu, diajak Jokowi berkenalan dengan wartawan. Pertama-tama, Jokowi keluar dari rumah dinas bersamaIriana Joko Widodo, istri. Jokowi, mantan Wali Kota Solo dan mantan Gubernur DKI Jakarta mengenakan setelan batik berwarna hitam dipadu dasi merah, sementara Iriana mengenakan kebaya berwarna oranye.

Jokowi menjelaskan sedikit persiapan mereka jelang pelantikan. Setelah menjelaskan beberapa hal, Jokowi meminta ketiga anaknya keluar. Urutan pertama, anak sulung, Gibran. Laki-laki yang sudah menekuni bisnis kuliner dan catering di Solo, mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna cokelat. Jokowi lantas mengenalkan Gibran.

Saat mengenalkan anggota keluarganya, Sang Presiden terpilih lupa umur putra-putrinya itu. "Ini anak saya yang pertama namanya Gibran Rakabuming Raka, umurnya 25 apa 27 ya?" kata Jokowi mengonfirmasi pada anaknya Rakabuming, di depan pintu rumah dinas Gubernur DKI, Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/10). Namun Rakabuming tak menyahut Jokowi.

Melihat reaksi awak media yang mendadak "heboh" saat melihat Rakabuming yang jarang diperlihatkan di muka umum, Jokowi pun penasaran. "Kenapa kalian seneng banget lihat Rakabuming?" ujar Jokowi tertawa.

Saat beberapa awak media menjawab Rakabuming terlihat lebih tampan dari Jokowi, Jokowi mengatakan sebenarnya dia mirip Rakabuming saat masih muda. "Rambut saya kalau diginiin (menunjuk rambut mowhak Rakabuming) ya saya mirip sama dia," kata Jokowi.

Sejak awal keluar dari rumah, wajah Gibran tampak tidak begitu nyaman terahdap wartawan.
Tatapan tajam dan tanpa senyum diperlihatkan di depan puluhan awak media. Saat diberi mikrofon, Gibran menyampaikan pernyataan yang tidak diduga. "Saya ini tidak pernah terlihat bukan karena saya pengangguran. Kalau saya pengangguran, saya ikuti Bapak terus," kata Gibran.

Jokowi berusaha tersenyum, lalu menimpali, ucapan Gibran yang tidak diduga-duga itu. "Ya anak saya yang pertama ini sama seperti saya, kerja dari pagi sampai pagi lagi," tutur Jokowi.
Kemudian Gibran kembali menyatakan melontarkan kata-kata kurang sedap. Ia menyayangkan kampanye hitam saat Pemilihan Presiden Juli laly, yang menyebut Gibran 'anak haram' Jokowi- Iriana.

"Lha saya tidak pernah muncul, lalu dibilang anak haram. Saya ini memang pengangguran, apa?" kata Gibran.

Jokowi segera meluruskan ucapan putra tertuanya. Sambil tersenyum, ia menegur Gibran, mengenai sumber bacaannya adalah media buram, tidak jelas. Bukan media yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Yang kamu baca itu media apa? Yang ada di sini media jelas semua. Kamu jangan baca media yang tidak jelas itu," ucap Jokowi menasihati anaknya.

Setelah berdebat singkat antara anak dengan ayah, Jokowi lanjut mengenalkan dua anak lainnya, dan Iriana, istrinya. Namun Gibran masih memperlihatkan wajah yang muram. Hanya sesekali ia memperlihatkan senyuman, tapi agak sinis.

Jokowi lalu mengenalkan anak keduanya Kahiyang Ayu. Jokowi pun tak yakin berapa usia sang putri. "Ini Kahiyang, usianya antara 22 sampai 23, dan ini Kaesang Pangarep usianya 20 apa 19 ya, hehe," Katanya.

Lalu Jokowi menoleh ke istrinya, Iriana Widodo, "Nah, kalau yang ini saya hafal. Iriana, umurnya 51 tahun, hehe."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved